Scroll to read post

PCOS Berubah Jadi PMOS: Apa Itu dan Bagaimana Mengatasi

Ngasari Tisa Tisa
PCOS Berubah Jadi PMOS: Apa Itu dan Bagaimana Mengatasi
PCOS Berubah Jadi PMOS: Apa Itu dan Bagaimana Mengatasi
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 19 Mei 2026 | Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah suatu kondisi yang dialami oleh banyak wanita di seluruh dunia. Namun, beberapa bulan terakhir ini, istilah PCOS telah berubah menjadi Polycystic Ovary Syndrome dengan Sistemik (PMOS). Apa itu PMOS dan bagaimana mengatasi kondisi ini?

PMOS adalah gangguan sistemik yang melibatkan banyak jalur hormon dalam tubuh, mulai dari hormon reproduksi, insulin, hingga sistem adrenal dan neuroendokrin. Gejala yang umum dialami wanita dengan PMOS adalah haid tidak teratur, kenaikan berat badan, jerawat berat, tumbuh rambut berlebih (hirsutism), hingga gangguan kecemasan.

Wanita dengan PMOS tetap memiliki peluang untuk hamil, baik secara alami maupun dengan bantuan terapi medis. Namun, perbaikan kondisi metabolik dan hormonal tentu akan meningkatkan peluang kehamilan. Oleh karena itu, pasien biasanya dianjurkan mulai memperbaiki pola hidup, seperti rutin olahraga kombinasi kardio dan latihan beban, menjaga pola makan sehat, serta mengurangi konsumsi karbohidrat olahan.

Dr. Andrew juga menyarankan pemeriksaan laboratorium dan terapi medis lanjutan jika diperlukan. ‘Harapannya pada perubahan nama untuk pasien bahwa keluhan mereka adalah masalah hormonal sistemik bukan soal kesuburan dan penyakit kista, haid dan sulit hamil, namun berkolaborasi lintas disiplin untuk mengelola kesehatan,’ kata dr. Andrew.

Bagi wanita yang merasa memiliki gejala-gejala PMOS, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.