bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Google telah melakukan perubahan besar pada mesin pencariannya, mengubahnya menjadi sistem kecerdasan buatan (AI) otonom. Perubahan ini merupakan langkah besar dalam hampir tiga dekade sejarah perusahaan. Sistem pencarian kini didukung oleh model terbaru Gemini 3.5 untuk memproses instruksi kompleks lintas aplikasi.
Pimpinan Google Search, Elizabeth Reid menyatakan bahwa pembaruan ini mengubah landasan interaksi daring secara menyeluruh dari sistem berbasis tautan konvensional. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pengalaman yang lebih personal dan efektif dalam mencari informasi.
Perubahan ini juga menandai kembalinya perangkat kacamata pintar dari Google dalam ajang Google I/O pada Rabu (20/5/2026). Langkah ganda ini menandai transisi besar dari internet berbasis pencarian pasif menuju ekosistem komputasi yang bertindak langsung atas nama pengguna.
Perubahan besar pada mesin pencari ini merupakan respons dari Google untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pengguna dalam mencari informasi. Dengan menggunakan model AI otonom, Google dapat memberikan hasil pencarian yang lebih akurat dan relevan.
Perubahan ini juga menandai awal dari era baru dalam teknologi pencarian, di mana mesin pencarian tidak lagi hanya sebagai alat pencarian pasif, tetapi menjadi sistem yang dapat berinteraksi dengan pengguna secara langsung.
Perubahan besar pada mesin pencari ini menandai awal dari era baru dalam teknologi pencarian, di mana mesin pencarian tidak lagi hanya sebagai alat pencarian pasif, tetapi menjadi sistem yang dapat berinteraksi dengan pengguna secara langsung.
Perubahan ini juga menandai kembalinya Google sebagai pemimpin dalam industri teknologi pencarian.
Perubahan besar pada mesin pencari ini menandai awal dari era baru dalam teknologi pencarian, di mana mesin pencarian tidak lagi hanya sebagai alat pencarian pasif, tetapi menjadi sistem yang dapat berinteraksi dengan pengguna secara langsung.








