bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Seorang peneliti keamanan siber dengan nama samaran Nightmare-Eclipse telah mengungkapkan celah keamanan berbahaya bernama YellowKey, yang dapat membobol sistem enkripsi full-volume BitLocker pada Windows 11 secara menyeluruh.
Langkah pertama dalam mengexploitasi YellowKey adalah dengan persiapan file, di mana peretas menyalin folder khusus bernama “FsTx” ke dalam USB drive berformat NTFS, FAT32, atau exFAT. Setelah itu, mereka dapat menggunakan file tersebut untuk membobol sistem enkripsi BitLocker.
Detik iNET mencatat bahwa Nightmare-Eclipse telah mengategorikan YellowKey sebagai salah satu celah paling fatal yang pernah ia temukan. Hal ini menunjukkan bahwa kerentanan ini sangat berbahaya dan dapat membahayakan data sensitif yang dilindungi oleh BitLocker.
Microsoft telah dikritik atas kemungkinan penggunaan backdoor atau pintu belakang pada sistem proteksi data tersebut. Namun, perusahaan tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masalah ini.
Sementara itu, pengguna Windows 11 dapat mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari kerentanan ini. Mereka dapat memastikan bahwa sistem mereka telah diupdate dengan patch terbaru dan menggunakan enkripsi BitLocker dengan benar.
Walaupun kerentanan YellowKey sangat berbahaya, namun masih ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pertama, kerentanan ini hanya dapat diexploitas dengan menggunakan file yang telah disiapkan sebelumnya. Kedua, peretas harus memiliki akses fisik ke komputer yang dilindungi oleh BitLocker.
Dalam kesimpulan, celah keamanan YellowKey merupakan ancaman yang serius bagi keamanan data pada Windows 11. Masyarakat harus lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari kerentanan ini.









