Scroll to read post

Nvidia Mencetak Rekor Pendapatan Kuartal Pertama Sebesar Rp1,3 Triliun

Nvidia Mencetak Rekor Pendapatan Kuartal Pertama Sebesar Rp1,3 Triliun
Nvidia Mencetak Rekor Pendapatan Kuartal Pertama Sebesar Rp1,3 Triliun
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 22 Mei 2026 | Nvidia, produsen cip asal Amerika Serikat, telah mencetak rekor pendapatan kuartal pertama fiskal yang berakhir pada 26 April 2026 sebesar 81,6 miliar dolar AS. Hal ini disebabkan oleh masifnya pengeluaran global untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Capaian tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu serta pertumbuhan 20 persen dari kuartal sebelumnya.

Sektor bisnis pusat data menjadi pendorong utama dengan sumbangan rekor pendapatan 75,2 miliar dolar AS yang tumbuh 92 persen secara tahunan.

Berdasarkan struktur laporan sebelumnya, pendapatan komputasi pusat data mencapai 60,4 miliar dolar AS dan jaringan meningkat menjadi 14,8 miliar dolar AS.

Infrastruktur AI telah menjadi salah satu bidang yang paling cepat berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak perusahaan dan organisasi yang memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.

Nvidia telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri AI, dengan produk dan teknologinya yang digunakan oleh banyak perusahaan dan organisasi di seluruh dunia.

Dengan rekor pendapatan kuartal pertama ini, Nvidia menunjukkan kemampuan untuk mengeksploitasi pasar AI dan meningkatkan pendapatannya.

Hal ini juga menunjukkan potensi besar dari industri AI dan kemungkinan untuk pertumbuhan di masa depan.

Bagaimana rekor pendapatan kuartal pertama ini akan mempengaruhi industri AI dan pasar teknologi di masa depan masih belum dapat diprediksi.

Tapi satu hal yang jelas adalah Nvidia telah menunjukkan kemampuan untuk mengeksploitasi pasar AI dan meningkatkan pendapatannya.

Apakah rekor pendapatan kuartal pertama ini akan menjadi titik tolak bagi industri AI dan pasar teknologi di masa depan?

Saat ini, tidak ada jawaban yang pasti. Tapi satu hal yang jelas adalah Nvidia telah menunjukkan kemampuan untuk mengeksploitasi pasar AI dan meningkatkan pendapatannya.