Rata-rata nasional masih naik $1.17 sejak 1 Maret, bahkan setelah sedikit turun hari ini dari level tertinggi tiga setengah tahun.
Poin-Poin Utama
- Harga bahan bakar turun untuk pertama kalinya sejak pertengahan Februari, meskipun rata-rata nasional tetap naik $1,17 sejak 1 Maret.
- Hanya empat negara bagian yang saat ini memiliki harga rata-rata bensin di bawah $3,65, sementara lima negara bagian masih mencapai lebih dari $5 per galon.
- Harga minyak telah anjlok setelah berita mengenai gencatan senjata AS-Iran, tetapi harga bensin mungkin membutuhkan waktu untuk mengejar.
Harga Bahan Bakar Menurun Sedikit Tapi Tetap Dekat Puncak Tertinggi Sepanjang Masa
Untuk pertama kalinya sejak pertengahan Februari, harga bensin turun pada hari Jumat. Penurunan ini bisa menjadi tanda bahwa lonjakan yang dipicu Iran mulai mereda, meskipun harga tetap tinggi di seluruh negeri dan kemungkinan keuntungan di pompa bensin tergantung pada apakah gencatan senjata minggu ini bertahan.
Rata-rata nasional untuk bensin reguler turun 2 sen menjadi $4,15 per galon, menurut AAA—penurunan pertama sejak awal Maret. Bahkan setelah penurunan tersebut, harga tetap naik $1,17 sejak rata-rata nasional mencatat $2,98 pada 1 Maret.
Pada Kamis, rata-rata nasional mencapai $4,17, tingkat tertinggi sejak Agustus 2022. Badan Statistik Tenaga Kerja melaporkan Jumat bahwa indeks harga bensinmelonjak lebih dari 21%pada bulan Maret, peningkatan terbesar dalam satu bulan sejak 1967, menegaskan seberapa tajam kenaikan terbaru ini.
Harga Bensin Tetap Tinggi Meskipun Harga Minyak Turun Setelah Gencatan Senjata
Catatan
Rata-rata nasional sempat melebihi $5 per galon pada Juni 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina mengganggu pasokan minyak global. Permintaan telah meningkat tajam setelah pandemi, membuat lonjakan harga semakin parah.
Di tingkat eceran, harga bensin telah turun tajam setelah pengumuman gencatan senjata AS-Iran dan dampaknyapenurunan harga minyakNamun, harga gas ritel cenderung tertinggal, artinya pengemudi mungkin harus menunggu hingga harga turun.
Sebelum lonjakan lima minggu ini, pengemudi telah menikmati harga bensin yang relatif rendah—rata-rata nasional tetap di bawah $3 selama tiga bulan. Ini adalah periode berturut-turut pertama dalam kisaran $2 sejak 2021.
Mengapa Ini Penting Bagi Anda
Harga bahan bakar mungkin mulai melandai, tetapi bantuan yang signifikan mungkin membutuhkan waktu—dan akan tergantung pada apakah gencetra senjata bertahan. “Bahkan jika sebuah kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri perang tercapai … akan memakan waktu beberapa bulan bagi pasokan minyak, bensin, solar, dan komoditas lainnya untuk pulih kembali,” kata Ekonom Utama Nationwide Kathy Bostjancic.
Setengah dari Negara Masih Memiliki Harga Bensin di Atas $4
Harga bahan bakar di hampir semua negara bagian bergerak hanya sekitar satu atau dua sen pada hari Jumat, meskipun sejumlah kecil mengalami penurunan 3 hingga 9 sen, termasuk Indiana, Maryland, Florida, dan Michigan.
Pengemudi di Oklahoma masih melihat harga terendah di pom bensin—sebesar $3,48—dengan Kansas, North Dakota, dan Nebraska menjadi satu-satunya negara bagian lain yang harga bensinnya di bawah $3,65. Seluruh 50 negara bagian telah rata-rata di atas $3 per galon sejak 11 Maret.
Harga Rata-Rata Bahan Bakar Berdasarkan Negara Bagian—10 April 2026
Di ujung atas, lima negara bagian memiliki rata-rata lebih dari $5 per galon. California menduduki puncak daftar dengan $5,92, diikuti oleh Hawaii, Washington, Oregon, dan Nevada. Perbedaan antara negara bagian yang paling murah dan paling mahal adalah $2,44 per galon.
Di sisi lain, 20 negara bagian lainnya saat ini rata-ratanya di atas $4, sehingga totalnya 25 negara bagian—ditambah Distrik Columbia—berada di atas ambang batas ini.
Mengapa Harga Bensin Berbeda Secara Signifikan Antar Negara Bagian
Harga bahan bakar bisa terlihat sangat berbeda tergantung di mana Anda tinggal—dan bahkan ketika harga mulai menurun, perbedaan tersebut tetap jelas. Perbedaan ini mencerminkanbagaimana bahan bakar dikenakan pajak, diproduksi, dan didistribusikan di seluruh negeri.
Pajak bahan bakar adalah salah satu faktor terbesar yang menyebabkan perbedaan harga. Menurut Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat, pajak federal dan negara bagian menyumbang lebih dari 14% dari harga rata-rata per galon pada tahun 2023. Karena beberapa negara bagian mengenakan pajak dan biaya bensin yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain, perbedaan tersebut terlihat jelas di pom bensin.
Geografi dan infrastruktur juga berperan. Negara-negara yang lebih dekat dengan wilayah utamapabrik pengilanganatau jaringan pipa sering kali mendapat manfaat dari biaya transportasi yang lebih rendah, sementara pasar yang lebih terpencil dapat menghadapi keterbatasan pasokan yang menaikkan harga.
Dalam beberapa kasus, aturan lingkungan memperlebar kesenjangan tersebut. Misalnya, California mengharuskan bahan bakar minyak yang lebih bersih dibandingkan sedikit kilang yang memproduksinya, yang berkontribusi pada harga yang terus-menerus lebih tinggi.
Ketika harga minyak naik tajam, perbedaan biaya yang sudah terbentuk dapat memperbesar dampaknya di negara-negara yang sudah mahal. Bahkan ketika harga minyak mentah turun, faktor-faktor dasar tersebut tetap ada—yang membantu menjelaskan mengapa selisih harga antar negara bisa tetap lebar.
Baca artikel asli diBisnis.Laksamana.id –







