Scroll to read post

Program Cek Kesehatan Gratis: Investasi Jangka Panjang Kesehatan Masyarakat

Ngasari Tisa Tisa
Program Cek Kesehatan Gratis: Investasi Jangka Panjang Kesehatan Masyarakat
Program Cek Kesehatan Gratis: Investasi Jangka Panjang Kesehatan Masyarakat
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 13 Mei 2026 | Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti pentingnya Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam kunjungan ke Posyandu Tela 9 di Cigereleng, Bandung, Dante menegaskan bahwa dampak positif program ini akan dirasakan dalam 5 hingga 10 tahun mendatang.

Program ini diharapkan dapat menurunkan angka penyakit kronis seperti jantung, stroke, diabetes, dan gagal ginjal. “Mungkin kita belum bisa melihat manfaatnya CKG secepat sekarang, tapi teman-teman akan lihat 5-10 tahun lagi angka penyakit jantung akan turun, stroke akan turun, kemudian diabetes akan turun, gagal ginjal akan turun,” jelas Dante.

Dalam pelaksanaan CKG, penyakit yang sering ditemukan bervariasi berdasarkan kelompok usia. Pada orang dewasa, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan karies gigi menempati urutan teratas. Sedangkan pada anak sekolah, masalah gigi berlubang menjadi fokus utama.

Sebagai bagian dari pengembangan program, Kemenkes berencana mendistribusikan alat rontgen ke seluruh Puskesmas untuk meningkatkan deteksi tuberkulosis (TBC). Namun, rencana ini masih dalam tahap evaluasi dan penggodokan pendanaan.

Dante mengakui, pelaksanaan CKG menghadapi tantangan, terutama di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) yang sulit dijangkau. Ia mencontohkan pelaksanaan di Sulawesi yang memerlukan perahu untuk mencapai pulau-pulau kecil, serta kendala akses di Papua.

Jumlah penerima manfaat CKG pada tahun lalu mencapai sekitar 70 juta orang. Hingga 2026, jumlah penerima baru mencapai 20 juta orang dan diharapkan terus meningkat hingga 120-150 juta orang tahun ini. Untuk memperluas jangkauan, Kemenkes menggandeng perusahaan ojek online dengan melibatkan 1.000 pengemudi di Bandung dalam pemeriksaan kesehatan gratis. Program serupa akan dilaksanakan di kota lain seperti Palembang, Semarang, Surabaya, Jakarta, dan Malang.

Dante menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong partisipasi masyarakat, serupa dengan keberhasilan program vaksinasi COVID-19.

Kesimpulannya, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Dengan deteksi dini dan penanganan cepat, diharapkan beban penyakit kronis dapat berkurang dan kualitas hidup masyarakat meningkat dalam jangka panjang.