Scroll to read post

Pendidikan yang Merusak: Mengapa Jarak Antara Kaya dan Miskin Terus Melebar

Rosmiya Patricea
Pendidikan yang Merusak: Mengapa Jarak Antara Kaya dan Miskin Terus Melebar
Pendidikan yang Merusak: Mengapa Jarak Antara Kaya dan Miskin Terus Melebar
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 14 Juni 2026 | Pendidikan adalah salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan kita. Namun, saat ini pendidikan telah menjadi alat pemisah antara kaya dan miskin. Fasilitas yang dimiliki oleh sekolah swasta sangat berbeda dengan sekolah negeri. Anak dari keluarga mampu dapat memiliki akses ke guru terbaik, teknologi mutakhir, dan jaringan luas, sedangkan anak dari keluarga miskin hanya dapat memiliki sisa-sisa dari fasilitas tersebut.

Hal ini karena sistem pendidikan yang saat ini berlaku sangat dipengaruhi oleh uang. Sekolah swasta yang memiliki biaya mahal dapat menawarkan fasilitas yang lebih baik dan guru yang lebih berpengalaman. Sementara itu, sekolah negeri yang memiliki anggaran yang lebih terbatas harus membatasi fasilitas dan guru yang dapat diberikan kepada siswa.

Anggapan bahwa ‘lebih baik kerja daripada sekolah’ masih kuat tertanam di masyarakat. Orang tua dari keluarga miskin seringkali harus memilih antara menyekolahkan anak atau menyuruh anak bekerja. Hal ini karena biaya seragam, buku, transportasi, dan uang bulanan sekolah menjadi momok harian bagi mereka.

Solusinya adalah dengan memastikan bahwa sekolah negeri benar-benar gratis dan berkualitas. Pemerintah perlu hadir dengan kebijakan afirmatif seperti beasiswa penuh, transportasi gratis, dan makan siang bergizi bagi anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, kolaborasi dengan industri untuk menciptakan jalur karier non-kuliah seperti sekolah vokasi dan magang bersertifikat perlu digalakkan.

Mengembalikan fungsi pendidikan sebagai alat mobilitas sosial adalah satu-satunya cara untuk menghentikan jurang antara kaya dan miskin. Dengan demikian, pendidikan dapat menjadi jalan keluar, bukan jalan masuk menuju ketimpangan baru.