bisnis.laksamana.id – 28 Juni 2026 | Pada Minggu (28/6/2026), pantauan kami di lokasi yang diduga menjadi tempat penyekapan dan penganiayaan terhadap karyawan toko Pedal Padel di kawasan Jakarta Selatan menunjukkan suasana yang berjalan normal. Lokasi tersebut berada di dalam sebuah kompleks bangunan perkantoran dan tampak beroperasi seperti biasa di bagian penjualan alat olahraga. Sementara, lapangan padelnya sedang tutup.
Gedung itu terdiri dari beberapa lantai, dengan lantai dasar merupakan toko peralatan olah raga padel. Sementara, terdapat sebuah lapangan padel di puncak gedung tersebut. Petugas keamanan yang berjaga mengaku tidak mengetahui secara pasti peristiwa yang kini diproses kepolisian karena tidak berada di tempat saat kejadian berlangsung.
Pada hari yang sama, manajemen PT Pedal Padel Indonesia telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang diduga melibatkan sejumlah karyawannya. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram @pedalpadel.id, perusahaan menegaskan tindakan para pelaku tidak diketahui, tidak diperintahkan, maupun tidak disetujui oleh pemilik ataupun manajemen.
Perusahaan juga menyatakan mengutuk segala bentuk tindakan main hakim sendiri, mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan, serta berkomitmen memperkuat tata kelola internal agar peristiwa serupa tidak terulang.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan empat tersangka berinisial ASB, RRK, AH, dan DW dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap AL. Mereka adalah sesama karyawan. Korban diduga disekap selama sekitar dua hari setelah dituduh mencuri raket padel. Polisi masih terus mendalami kasus tersebut.









