bisnis.laksamana.id – 23 Mei 2026 | Candi Borobudur yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dikenal sebagai salah satu mahakarya budaya terbesar di dunia. Namun, di balik relief-relief batu yang menghiasi dinding candi, ternyata tersimpan jejak keanekaragaman hayati Jawa kuno yang sangat menarik.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari BRIN, telah menemukan sedikitnya 63 spesies tumbuhan yang dipahat pada relief Lalitavistara candi Borobudur, mulai dari pohon bodhi, mangga, hingga teratai.
Yang menarik, jumlah tumbuhan yang ditemukan pada relief justru lebih banyak dibandingkan tanaman yang disebut dalam naskah asli Lalitavistara Sutra. Temuan ini menunjukkan bahwa para pemahat Borobudur kemungkinan tidak hanya mengikuti teks agama, tetapi juga memasukkan tumbuhan yang mereka kenal dalam kehidupan sehari-hari.
Relief yang terletak di candi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga menggambarkan suasana hutan, taman kerajaan, hingga lingkungan permukiman pada masa Jawa kuno.
Penelitian ini juga menilai masyarakat Jawa kuno memiliki perhatian besar terhadap keberagaman tumbuhan. Hal ini terlihat dari banyaknya variasi tanaman yang dipahat di relief. Para pemahat dinilai memahami bentuk khas berbagai spesies tumbuhan dan mampu menggambarkannya secara konsisten pada batu relief.
Relief Lalitavistara juga menunjukkan adanya perpaduan budaya antara India dan Nusantara. Beberapa tanaman yang dipahat diketahui berasal dari India, seperti pohon bodhi dan ashoka. Sementara itu, terdapat pula tumbuhan khas Nusantara seperti jambu air dan pinang.
Para peneliti menduga hal ini menjadi bukti adanya pertukaran tanaman dan budaya melalui jalur perdagangan maupun penyebaran agama pada masa lampau.
Borobudur bukan sekadar situs religi dan karya seni arsitektur. Relief-reliefnya juga menjadi semacam arsip visual tentang hubungan manusia dan alam pada masa Jawa kuno.
Di balik batu-batu yang dipahat ratusan tahun lalu, tersimpan gambaran tentang bagaimana masyarakat saat itu mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan dengan lingkungan di sekitarnya.








