Scroll to read post

Warga Srengseng Jakarta Barat Giat Memilah Sampah dengan Bank Sampah Bumi Lestari

akbar Laksamana
Warga Srengseng Jakarta Barat Giat Memilah Sampah dengan Bank Sampah Bumi Lestari
Warga Srengseng Jakarta Barat Giat Memilah Sampah dengan Bank Sampah Bumi Lestari
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 17 Mei 2026 | Program Bank Sampah Bumi Lestari di RT 003/07 Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, telah memulai langkah berani dalam mengatasi masalah sampah di lingkungan mereka. Dengan menerapkan pemilahan sampah secara sederhana dari rumah tangga, warga setempat telah melihat perubahan positif dalam menjaga lingkungan mereka.

Sampah organik seperti sisa dapur dipisahkan dari sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, kaleng, dan kemasan bekas. Proses pemilahan ini dilakukan dengan sederhana, namun efektif dalam mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang.

Nasabah Bank Sampah Bumi Lestari, Fitriani, mengungkapkan bahwa proses pemilahan dilakukan secara berkelanjutan. "Kalau sampah-sampah dedaunan begini kan biasa kita setiap hari ya kita masak. Pasti ada aja gitu ya, tanaman-tanaman," kata Fitriani.

Selain itu, nasabah lainnya, Nur, menunjukkan berbagai jenis sampah yang rutin ia kumpulkan di rumah, seperti kardus, botol plastik, dupleks, dan kaleng. Sampah-sampah itu dipisahkan berdasarkan jenis agar memudahkan proses penimbangan saat disetorkan.

Ketua Bank Sampah Bumi Lestari, Sukini, menjelaskan bahwa setelah sampah dikumpulkan warga, pihak bank sampah kembali memilahnya secara lebih rinci sebelum dijual ke pengepul. Sampah organik diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman warga di gang hijau sekitar permukiman.

Anggota LMK RW 07 Kelurahan Srengseng, Jasadi, mengatakan keberadaan bank sampah telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. "Sekarang sampah tidak berserakan. Warga jadi lebih peduli, hidup lebih bersih dan sehat," kata Jasadi.

Program Bank Sampah Bumi Lestari di RT 003/07 Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, telah menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kesadaran warga, masalah sampah dapat diatasi dengan efektif.

Hasil penjualannya digunakan kembali untuk membeli bibit ikan, pakan, serta membantu pemeliharaan tanaman di lingkungan sekitar.