bisnis.laksamana.id – 06 Juli 2026 | Wuling Motors Indonesia telah melakukan langkah besar dalam meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dengan mulai merakit baterai lokal. Menurut Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, perakitan baterai ini dilakukan untuk memenuhi timeline Kementerian Perindustrian dalam meningkatkan TKDN.
TKDN adalah salah satu aspek penting dalam industri otomotif Indonesia. Menurut roadmap yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian, TKDN 40% harus dicapai pada tahun 2022-2026, minimal 60% pada tahun 2027-2029, dan minimal 80% pada tahun 2030 dan seterusnya. Wuling Motors Indonesia telah melakukan upaya untuk meningkatkan TKDN dengan melakukan pembahasan dengan produsen baterai mobil listrik yang telah berinvestasi di Indonesia.
Saat ini, ada dua produsen baterai yang telah berinvestasi di Indonesia, yaitu CATL dan HLI Green Power. Wuling Motors Indonesia telah melakukan pembahasan dengan kedua produsen tersebut untuk meningkatkan TKDN.
Wuling BinguoEV, Wuling Air ev, Wuling Cortez Darion EV, Wuling Cortez Darion PHEV, Wuling Mitra EV, Wuling CloudEV, dan Wuling Eksion merupakan beberapa model mobil yang telah mencapai TKDN minimal 40%. Wuling Motors Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan TKDN dengan melakukan pembahasan dengan produsen baterai dan melakukan perakitan baterai lokal.
Perakitan baterai lokal ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan TKDN Wuling Motors Indonesia. Dengan demikian, Wuling Motors Indonesia dapat meningkatkan produksi mobil listrik yang komponennya sebagian besar berasal dari dalam negeri.









