Scroll to read post

IHSG Anjlok dan Peluang Cuan di Tengah Gejolak Pasar

IHSG Anjlok dan Peluang Cuan di Tengah Gejolak Pasar
IHSG Anjlok dan Peluang Cuan di Tengah Gejolak Pasar
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 13 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,33% pada Rabu pagi, 13 Mei 2026, dengan penurunan sebesar 91,03 poin ke level 6.767,87. Penurunan ini terjadi setelah rilis MSCI yang mengakibatkan beberapa saham, termasuk CUAN, ANTM, dan BUMI, ramai dijual oleh investor. Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu seperti Barito Renewables Energy (BREN), Chandra Asia Pasific (TPIA), dan Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) juga terdepak dari MSCI Global Standard Index, menambah tekanan pada pasar.

Meski pasar saham bergejolak, peluang cuan tetap terbuka di sektor energi terbarukan. PT PLN Indonesia Power telah menjalin kerja sama dengan DevvStream Inc. dari Kanada untuk mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Proyek ini bertujuan memonetisasi pasar karbon global melalui sertifikat penurunan emisi atau Verified Emission Reduction (VER).

Di sisi lain, tanaman microgreens juga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan modal yang fleksibel dan permintaan yang tinggi dari pelaku kuliner, microgreens menawarkan potensi keuntungan cepat. Strategi bisnis yang tepat, seperti pemilihan jenis sesuai pasar lokal dan kemasan produk yang menarik, dapat memaksimalkan profit dari tanaman ini.

Tanggal 13 Mei juga menjadi hari keberuntungan bagi beberapa shio, yaitu Naga, Kuda, Monyet, dan Babi, yang diprediksi akan mendapatkan rezeki melimpah. Keberuntungan ini mungkin datang dalam bentuk peningkatan karier atau investasi yang membuahkan hasil.

Di tengah kondisi pasar yang menantang, diversifikasi investasi dan inovasi bisnis menjadi kunci untuk tetap meraih keuntungan. Transformasi menuju energi terbarukan dan usaha kecil seperti microgreens dapat menjadi alternatif yang menguntungkan bagi para investor dan pengusaha.