bisnis.laksamana.id – 13 Mei 2026 | Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengalami lonjakan signifikan setelah perusahaan mengumumkan rencana stock split dengan rasio 1:5. Langkah ini diambil untuk meningkatkan likuiditas saham di Bursa Efek Indonesia. Dengan stock split ini, setiap satu saham lama akan dipecah menjadi lima saham baru, sehingga harga per lembar saham menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel.
Rencana stock split ini muncul setelah RAJA melihat peningkatan harga saham yang signifikan, membuatnya lebih mahal dan kurang terjangkau bagi banyak investor. Dengan adanya stock split, diharapkan akan ada peningkatan partisipasi dari investor yang lebih luas, terutama dari kalangan ritel, yang dapat memperluas basis pemegang saham perusahaan.
Di sisi lain, beberapa analis pasar menyambut baik langkah ini, dengan alasan bahwa stock split dapat memperbaiki persepsi pasar terhadap saham RAJA. Mereka mencatat bahwa meskipun harga saham telah mengalami kenaikan yang signifikan, langkah stock split dapat membantu menjaga momentum pertumbuhan harga saham di masa depan.
Meski demikian, RAJA juga menghadapi tantangan, termasuk fluktuasi harga yang tajam. Harga saham RAJA pernah mengalami penurunan hingga 30% pada tahun 2026, meskipun langkah-langkah strategis seperti stock split diharapkan dapat membantu mengurangi volatilitas ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri menyambut positif langkah RAJA ini, dan mencatat bahwa stock split adalah strategi umum yang digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan likuiditas saham. BEI berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi emiten lainnya untuk meningkatkan daya tarik saham mereka di mata investor.
Dengan demikian, langkah stock split ini diharapkan tidak hanya meningkatkan likuiditas dan partisipasi investor, tetapi juga memperkuat posisi RAJA di pasar modal. Keberhasilan langkah ini akan sangat bergantung pada respon pasar dan bagaimana perusahaan dapat terus memberikan kinerja yang baik di masa depan.









