bisnis.laksamana.id – 07 Juli 2026 | Pasar komoditas global menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada awal pekan ini. Pada penutupan perdagangan Senin, minyak mentah mengalami sedikit penurunan harga, sementara minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan signifikan.
Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada angka USD 71,99 per barel, mengalami penurunan sebesar 0,2 persen atau 13 sen. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di pasar Amerika Serikat juga mencatatkan penurunan serupa sebesar 0,2 persen atau 14 sen, berakhir di USD 68,55 per barel.
Penurunan harga minyak mentah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, Arab Saudi, salah satu produsen minyak terbesar dunia, memutuskan untuk memangkas harga jual resminya. Selain itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal dengan OPEC+, telah menyetujui untuk meningkatkan target produksi mulai Agustus mendatang. Ditambah lagi, ekspor minyak melalui Selat Hormuz, yang sempat terhambat, kini mulai pulih.
Di sisi lain, harga batu bara juga mengalami penurunan pada perdagangan Senin. Berdasarkan data dari ICE Newcastle, harga batu bara untuk pengiriman Juli 2026 turun 0,31 persen menjadi USD 128,40 per ton.
Sementara itu, minyak kelapa sawit atau CPO justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan harga sebesar 1,56 persen, mencapai MYR 4.550 per ton. Kenaikan harga CPO ini dapat diatribusikan kepada permintaan yang meningkat di pasar global.
Komoditas lain seperti nikel juga mengalami penurunan tipis. Harga nikel di London Metal Exchange (LME) turun 0,01 persen, menetap di USD 16.422 per ton. Sebaliknya, harga timah mengalami kenaikan sebesar 0,83 persen, mencapai USD 53.064 per ton.
Pergerakan harga komoditas ini mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah, dipengaruhi oleh kebijakan produksi, permintaan global, serta kondisi geopolitik yang dapat memengaruhi pasokan dan distribusi komoditas tersebut.
Dalam kesimpulannya, fluktuasi harga komoditas ini menunjukkan betapa kompleksnya pasar global saat ini. Dengan berbagai faktor yang memengaruhi, pelaku pasar harus terus memantau perkembangan terkini untuk dapat mengambil keputusan yang tepat dalam investasi dan perdagangan mereka.









