Scroll to read post

IEU-CEPA Masuk Tahap Krusial, Target Ratifikasi Semester II 2026

Rosmiya Patricea
IEU-CEPA Masuk Tahap Krusial, Target Ratifikasi Semester II 2026
IEU-CEPA Masuk Tahap Krusial, Target Ratifikasi Semester II 2026
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 04 Juli 2026 | Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa proses Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) telah memasuki tahap krusial. Langkah ini merupakan hasil dari usulan penandatanganan dan pengesahan (conclusion) IEU-CEPA beserta Investment Protection Agreement (IPA) yang diajukan oleh Komisi Eropa kepada Dewan Uni Eropa.

Airlangga menambahkan bahwa setelah proses ratifikasi diselesaikan, implementasi IEU-CEPA dapat dimulai pada awal 2027. Pemerintah Indonesia juga terus menjalankan proses ratifikasi sesuai mekanisme nasional agar implementasi IEU-CEPA bisa berjalan sesuai target.

Uni Eropa juga telah menghapus bea masuk terhadap 98,5 persen pos tarif, menyederhanakan prosedur ekspor berbagai produk ke Indonesia, membuka peluang investasi di sektor strategis seperti kendaraan listrik, elektronik, dan farmasi, serta memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual dan ketahanan rantai pasok.

Airlangga menilai bahwa implementasi IEU-CEPA akan menjadi katalis bagi peningkatan produktivitas industri nasional, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta berkelanjutan.

IEU-CEPA dan IPA merupakan bagian dari strategi Uni Eropa untuk mendiversifikasi kemitraan ekonomi, memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan mitra strategis, membuka peluang ekspor baru, serta meningkatkan ketahanan rantai pasok energi dan bahan baku.

Bagi Indonesia, implementasi IEU-CEPA diharapkan memperluas akses pasar ekspor ke Uni Eropa, meningkatkan daya saing produk nasional, menarik investasi berkualitas, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah menargetkan proses ratifikasi dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasinya dapat dimulai pada awal 2027.

IEU-CEPA dan IPA akan dibahas untuk memperoleh persetujuan, dan setelah itu, kedua perjanjian tersebut akan diajukan kepada Parlemen Eropa untuk mendapatkan persetujuan akhir sebelum resmi disahkan dan mulai berlaku.

Implementasi IEU-CEPA diharapkan dapat membawa skala pertumbuhan yang signifikan ke Uni Eropa dan ke kawasan Indo-Pasifik, di mana Indonesia merupakan ekonomi terbesar di ASEAN.