bisnis.laksamana.id – 03 Juli 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah radikal untuk meningkatkan keamanan SIM Card di Indonesia. Mereka telah menerapkan sistem pengaktifan nomor seluler baru yang menggunakan data biometrik wajah. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi masalah penyalahgunaan nomor seluler dan kasus penipuan online yang marak di masyarakat.
Sistem validasi nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor KK lewat SMS ke nomor 4444 yang berlaku sejak 2017 telah dinilai tidak optimal. Oleh karena itu, Komdigi memutuskan untuk menggantinya dengan teknologi biometrik wajah.
Pengguna baru akan diminta melakukan pemindaian wajah atau face recognition sebelum nomor seluler dapat diaktifkan. Hasil pemindaian tersebut akan dicocokkan oleh pihak operator seluler dan divalidasi langsung dengan data kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.
Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keamanan SIM Card dan mengurangi kasus penipuan online. Selain itu, teknologi biometrik wajah juga dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses pengaktifan nomor seluler.
Komdigi telah berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan kemampuan teknologi di Indonesia. Langkah ini merupakan salah satu contoh kebijakan yang diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan demikian, pengguna dapat lebih yakin bahwa nomor seluler mereka aman dan terlindungi dari penyalahgunaan.
Hasilnya, pengguna dapat lebih fokus pada kegiatan sehari-harinya tanpa khawatir tentang keamanan nomor seluler mereka.
Teknologi biometrik wajah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain untuk meningkatkan keamanan SIM Card dan mengurangi kasus penipuan online.
Sehingga, pengguna dapat merasakan keamanan dan kepercayaan yang lebih tinggi dalam menggunakan nomor seluler.
Dengan demikian, Komdigi telah berkontribusi pada meningkatkan keamanan dan kemampuan teknologi di Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk meningkatkan keamanan dan kemampuan teknologi di Indonesia.
Sehingga, pengguna dapat lebih yakin bahwa nomor seluler mereka aman dan terlindungi dari penyalahgunaan.
Hasilnya, pengguna dapat lebih fokus pada kegiatan sehari-harinya tanpa khawatir tentang keamanan nomor seluler mereka.









