bisnis.laksamana.id – 28 Juni 2026 | Pada hari Minggu, 28 Juni 2026, Google membatasi penggunaan model kecerdasan buatan Gemini oleh Meta Platforms Inc. kecil karena keterbatasan kapasitas komputasi. Langkah ini menjadi tanda terbaru dari keterbatasan infrastruktur AI yang mulai memengaruhi operasi raksasa teknologi dunia.
Pembatasan tersebut berdampak langsung pada proyek internal Meta, sehingga manajemen meminta para staf menggunakan token AI secara lebih efisien. Sebelumnya, Meta mengandalkan Gemini untuk mengotomatisasi sistem keamanan, seperti menghapus konten berbahaya dan memberantas penipuan.
Gemini dianggap lebih unggul dibandingkan model Llama milik Meta, tetapi ketergantungan pada penyedia teknologi pihak ketiga telah membuat Meta mulai meningkatkan penggunaan model internal baru bernama Muse Spark.
Fenomena ledakan adopsi AI ini terus menguji batas kemampuan komputasi dan pasokan energi yang diperlukan untuk mendukung operasional pusat data.
Perusahaan teknologi lainnya juga menghadapi kesulitan serupa, seperti Microsoft dan Amazon, yang juga menghadapi keterbatasan infrastruktur AI.
Krisis komputasi ini telah menjadi perhatian utama bagi para ahli dan pengembang AI, yang berusaha mencari solusi untuk meningkatkan kemampuan komputasi dan pasokan energi.









