Scroll to read post

Ulsan HD Menghadapi Krisis: Publik-Privat Bersatu untuk Mendukung Industri Kapal dan Ekspor

Radi Geary
Ulsan HD Menghadapi Krisis: Publik-Privat Bersatu untuk Mendukung Industri Kapal dan Ekspor
Ulsan HD Menghadapi Krisis: Publik-Privat Bersatu untuk Mendukung Industri Kapal dan Ekspor
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 13 Mei 2026 | Ulsan, Korea Selatan – Pemerintah Korea Selatan dan Komisi Layanan Keuangan mengumumkan rencana untuk menyediakan 16 triliun won dalam modal bersama untuk mendukung industri kapal dan ekspor kecil dan menengah.

Rencana ini merupakan bagian dari model kerja sama publik-privat yang melibatkan kapal-kapal utama, bank komersial, dan lembaga keuangan politik.

Objektif utama rencana ini adalah untuk mempercepat stabilitas rantai pasokan kapal dan meningkatkan kompetitifitas ekspor.

Pada tanggal 13 Mei, Pemerintah dan Komisi Layanan Keuangan mengadakan acara serah terima perjanjian modal bersama di Hotel Hyundai Lahan di Ulsan dan mengumumkan rencana untuk meningkatkan penyediaan modal bersama ke skala 16 triliun won.

Hadiah dalam acara tersebut termasuk Kim Jungkwan, Menteri Perdagangan, Industri dan Energi; Lee Eokwon, Ketua Komisi Layanan Keuangan; Jang Youngjin, Presiden Korea Trade Insurance Corporation; serta wakil-wakil dari HD Hyundai Heavy Industries, Hanwha Ocean, Samsung Heavy Industries, dan CEO dari Hana Bank, Woori Bank, dan Shinhan Bank.

Pertama-tama, pemerintah, industri kapal, dan sektor keuangan akan meluncurkan program garantiasi rantai pasokan kapal senilai 1 triliun won untuk meningkatkan kompetitifitas ekspor K-Shipbuilding dan memperkuat rantai pasokan.

Di antara mereka, Hanwha Ocean dan Woori Bank serta Samsung Heavy Industries dan Shinhan Bank akan masing-masing menyumbangkan 21,3 miliar won, total 42,6 miliar won dalam dana baru untuk Dana Asuransi Perdagangan.

Berdasarkan sumbangan ini, Korps Asuransi Perdagangan Korea merencanakan untuk menyediakan total 1 triliun won dalam dana perdagangan untuk penyedia peralatan kapal dan perusahaan mitra.

Perusahaan mitra dapat menerima pinjaman hingga tiga tahun dengan tingkat bunga preferensial hingga 2,5 poin persen lebih rendah dari sebelumnya.

Tingkat biaya garantiasi juga akan diturunkan menjadi sekitar 0,7% dan batas garantiasi akan diperluas.

Pemerintah berharap hal ini akan membantu mengurangi beban keuangan pada perusahaan mitra kecil dan memungkinkan kapal-kapal utama untuk memperoleh rantai pasokan stabil untuk peralatan.

Di samping itu, Hana Bank, Woori Bank, Shinhan Bank, dan Korps Asuransi Perdagangan Korea akan meningkatkan skala modal produktif perdagangan untuk perusahaan kecil dan menengah menjadi total 15 triliun won.

Di lain pihak, PUBG Mobile, sebuah permainan battle royale di platform mobile, menghadapi kontroversi setelah salah satu kartu dalam permainan disebut ‘Hand of the Almighty’ yang diterjemahkan menjadi ‘Yad Al-Jabbar’ atau ‘Tangan Allah Yang Maha Perkasa’ dalam server Middle East.

Kontroversi ini menimbulkan reaksi keras dari gamer yang beragama Islam.

PUBG Mobile kemudian menghapus kartu tersebut dari dalam game dan berjanji akan memperkuat pengawasan untuk memastikan bahwa konten yang dihadirkan tidak mengganggu agama, ajaran, dan budaya yang beragam di seluruh dunia.