Scroll to read post

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Warga Singapura Ditemukan Meninggal Dunia

Ngasari Tisa Tisa
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Warga Singapura Ditemukan Meninggal Dunia
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Warga Singapura Ditemukan Meninggal Dunia
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah pendaki asal Singapura, Heng Wen Qiang Timothy dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid, yang merupakan korban dari erupsi Gunung Dukono. Penemuan ini terjadi pada hari ketiga setelah bencana erupsi yang mengguncang wilayah tersebut, tepatnya di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Pada Minggu, 10 Mei 2026, tim SAR melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi erupsi dan menemukan kedua korban berjarak sekitar 20 meter dari bibir kawah Gunung Dukono. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi sekitar yang masih berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya reda.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kedua pendaki tersebut segera dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke RSUD Jailolo untuk proses identifikasi lebih lanjut. Foto-foto yang diambil oleh Andri Saputra dari ANTARA FOTO menunjukkan momen haru saat tim SAR bekerja keras untuk membawa jenazah tersebut ke ambulans.

Gunung Dukono dikenal sebagai salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, dan erupsinya baru-baru ini telah menimbulkan dampak signifikan bagi pendaki dan masyarakat sekitarnya. Banyak pendaki yang terjebak dan kehilangan arah saat gunung mulai beraksi, mengingat situasi yang berubah dengan cepat. Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai lembaga, termasuk Basarnas dan aparat setempat, berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Di tengah situasi yang menegangkan ini, pihak berwenang mengingatkan masyarakat dan pendaki agar lebih berhati-hati dan mematuhi peringatan terkait aktivitas vulkanik. Erupsi yang terjadi juga menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama bagi mereka yang berencana untuk mendaki gunung berapi.

Pihak keluarga dari kedua korban telah diinformasikan mengenai penemuan ini dan sedang dalam proses untuk membawa pulang jenazah mereka. Kehilangan ini tentunya menjadi duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi komunitas pendaki yang sering beraktivitas di kawasan tersebut.

Dengan penemuan ini, total korban jiwa akibat erupsi Gunung Dukono meningkat. Pihak berwenang masih melakukan evaluasi terhadap situasi dan berupaya untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Sementara itu, masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkini dari pihak berwenang.