bisnis.laksamana.id – 14 Mei 2026 | Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kini menghadapi hukuman 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook yang dikabarkan melibatkan korupsi. Kasus ini telah menjadi sorotan publik dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Nadiem Makarim, yang juga pendiri Gojek, telah ditangguhkan keputusannya karena alasan kesehatan. Namun, ini tidak menghalangi pemerintah untuk terus menginvestigasi kasus ini dan menuntut Nadiem untuk bertanggung jawab atas tindakannya.
Kasus pengadaan Chromebook ini terungkap setelah adanya laporan bahwa Nadiem Makarim telah membeli Chromebook dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga pasar. Hal ini telah menimbulkan kecurigaan bahwa Nadiem Makarim telah melakukan korupsi dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.
Pemerintah telah menangguhkan pengadaan Chromebook ke seluruh sekolah di Indonesia, dan telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestigasi kasus ini dengan serius. Nadiem Makarim telah menolak untuk memberikan komentar tentang kasus ini, namun telah menyatakan bahwa dia tidak melakukan apa-apa yang salah.
Kasus ini telah menjadi sorotan publik dan telah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pemerintah telah menangguhkan pengadaan Chromebook ke seluruh sekolah di Indonesia dan telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestigasi kasus ini dengan serius.
Pemerintah telah menangguhkan pengadaan Chromebook ke seluruh sekolah di Indonesia dan telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestigasi kasus ini dengan serius. Nadiem Makarim telah menolak untuk memberikan komentar tentang kasus ini, namun telah menyatakan bahwa dia tidak melakukan apa-apa yang salah.
Kasus ini telah menimbulkan kecurigaan bahwa Nadiem Makarim telah melakukan korupsi dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Pemerintah telah menangguhkan pengadaan Chromebook ke seluruh sekolah di Indonesia dan telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestigasi kasus ini dengan serius.
Nadiem Makarim telah menolak untuk memberikan komentar tentang kasus ini, namun telah menyatakan bahwa dia tidak melakukan apa-apa yang salah. Kasus ini telah menjadi sorotan publik dan telah mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Kasus ini telah menimbulkan kecurigaan bahwa Nadiem Makarim telah melakukan korupsi dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Pemerintah telah menangguhkan pengadaan Chromebook ke seluruh sekolah di Indonesia dan telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestigasi kasus ini dengan serius.








