Scroll to read post

Timwas Haji Ingatkan Distribusi Makanan Jemaah Jangan Terganggu Jelang Armuzna

Timwas Haji Ingatkan Distribusi Makanan Jemaah Jangan Terganggu Jelang Armuzna
Timwas Haji Ingatkan Distribusi Makanan Jemaah Jangan Terganggu Jelang Armuzna
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR, Marwan Dasopang, mengatakan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 masih berjalan sesuai rencana. Namun, Timwas mulai mewaspadai sejumlah potensi persoalan menjelang pergerakan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Salah satu perhatian utama Timwas adalah distribusi konsumsi jemaah. Mulai Sabtu, akses jalan menuju sejumlah titik akan ditutup sehingga distribusi makanan dari dapur katering tidak lagi dapat dilakukan secara normal.

"Mulai besok (Sabtu) makan yang dikirim oleh dapur sudah berhenti karena tidak bisa diantar, jalannya sudah diportal. Diganti dengan makan cepat saji yang hari ini diantar. Kalau tidak sampai hari ini, berarti besok tidak ada," jelas Marwan Dasopang.

Ia mengimbau ketua kloter untuk segera mengantisipasi kebutuhan jemaah agar tidak mengalami keterlambatan konsumsi."Untuk jalan keluarnya, saya tadi mengajak ketua-ketua kloter untuk segera belanja, jangan karena hak kita menunggu nanti jemaah lapar," katanya.

Selain konsumsi, Timwas Haji DPR RI juga menyoroti potensi kepadatan transportasi menuju Armuzna. Marwan mengatakan bahwa mobilisasi jemaah yang melibatkan ratusan ribu bus berpotensi menimbulkan keterlambatan penjemputan.

"Yang kedua, angkutan menuju Arafah. Karena angkutan ini ratusan ribu bus, potensi untuk macet itu terjadi. Kalau jemputan jemaahnya molor, langkah berikutnya apa?" ungkap politikus PKB itu.

Ia mengatakan bahwa Timwas DPR RI terus meminta pemerintah menyiapkan berbagai skenario mitigasi untuk mengantisipasi kendala selama fase puncak haji.

Timwas juga aktif berkomunikasi dengan ketua kloter guna memastikan kondisi jemaah tetap terkendali.

Terkait pelaksanaan haji sejak keberangkatan gelombang pertama hingga kedua, Marwan menilai secara umum tidak terdapat kendala berarti meski masih ditemukan sejumlah kasus sporadis.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian ialah jemaah asal Aceh yang belum dapat melaksanakan umrah wajib karena visa Nusuk belum terbit akibat kesalahan unggah foto.

"Ada satu orang sampai saat ini belum melaksanakan umrah haji, padahal besok sudah mau ke Arafah. Kenapa tidak bisa? Karena nusuknya tidak terbit. Kenapa tidak terbit? Karena ada kesalahan upload foto," jelasnya.

Marwan mengaku telah menghubungi Kementerian Haji Arab Saudi bidang pelayanan agar persoalan tersebut segera diselesaikan sebelum batas waktu pelaksanaan umrah berakhir.

"Saya tadi sudah telepon Kementerian Haji Bidang Pelayanan, harus selesaikan hari ini," pungkasnya.

Jadi, jangan sampai jemaah haji kekurangan makanan atau mengalami keterlambatan penjemputan. Mari kita doakan selamat dan sukses bagi semua jemaah haji yang melakukan ibadah haji 2026.