Scroll to read post

Stadion rusak akibat bencana, Persita gunakan BIS sebagai alternatif kandang

adjoe
A-AA+A++

Bisnis.Laksamana.id – Persita Tangerang memilih Banten Internasional Stadium (BIS) sebagai tempat pertandingan kandangnya setelah Stadion Indomilk Arena mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Manajemen Persita Tangerangbergerak cepat untuk merespons kerusakan parah yang terjadi di markas mereka.

Persita Tangerang resmi menunjuk Banten International Stadiumsebagai tempat sementara untuk menyambutArema FC pada pertandingan minggu ke-27 Liga Super 2025/2026 pada Jumat (10/4/2026) malam.

Keputusan ini diambil setelah stadion yang menjadi kebanggaan mereka,Indomilk Arena, mengalami kerusakan yang cukup berat akibat serangan angin puting beliung yang menerjang wilayah tersebut pada Senin (30/3/2026) sore.

Peristiwa tersebut tidak hanya merusak beberapa bagian struktur stadion, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai aspek keamanan.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, bagian atap tribun VIP merupakan salah satu area paling parah yang terkena dampak.

Bahkan, terowongan penghubung pemain (tunnel) juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tidak hanya itu, beberapa papan iklan LED di sekitar lapangan dilaporkan ambruk dan berserakan.

Keadaan tersebut menunjukkan seberapa besar pengaruh angin kencang yang menerjang stadion tersebut.

Keadaan ini mendorong pihak manajemen untuk segera mengambil tindakan strategis agar agenda kompetisi dapat berlangsung tanpa gangguan.

Presiden Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, langsung turun meninjau kondisi terkini Stadion Indomilk Arena, Rabu (1/4/2026) pagi.

Ahmed Zaki ditemani oleh pihak pengelola stadion PT Gelora Mandiri Tangerang (GMT) serta perwakilan operator kompetisi (I.League) yang dihadiri Adi Nugroho sebagai Petugas Keamanan.

Zaki menekankan bahwa pihaknya tidak menginginkan adanya risiko terkait keselamatan atlet, pejabat, maupun penonton.

Oleh karena itu, perubahan tempat pertandingan melawan Arema FC menjadi pilihan paling masuk akal dalam jangka pendek.

“Kami bersama GMT dan PT Liga telah mengunjungi langsung kondisi stadion. Dengan situasi yang ada saat ini, pertandingan pada tanggal 10 April kemungkinan besar akan dihelat di Banten International Stadium,” ujar Ahmed Zaki Iskandar kepada para jurnalis termasuk Bisnis.Laksamana.id, 1 April 2026.

Namun demikian, kemungkinan untuk kembali menggunakan Indomilk Arena dalam waktu dekat masih ada.

Persita berharap dapat kembali berlaga di stadion sendiri saat menghadapi tim tamuBali Unitedpada 23 April mendatang, meskipun proses perbaikan belum sepenuhnya selesai.

“23 April menjadi tanggal yang kami targetkan. Kami akan memastikan struktur utama, khususnya atap, dalam keadaan aman untuk digunakan,” ujar Ahmed Zaki.

Sebagai tindakan pencegahan, manajemen saat ini sedang meninjau kemungkinan pemasangan atap sementara dengan menggunakan konstruksi baja.

Namun, keputusan akhir tetap tergantung pada hasil koordinasi dan persetujuan dari pihak operator liga.

Di sisi lain, proses perbaikan stadion tidak dapat dilakukan secara mendadak.

Zaki menyampaikan bahwa proses perbaikan harus mengikuti tahapan yang cukup panjang, termasuk penilaian oleh pihak asuransi serta koordinasi dengan pemerintah daerah sebagai pemilik aset.

Menurut Zaki, beberapa bahan yang rusak, termasuk papan LED yang jatuh di area lapangan, sengaja tidak dibersihkan.

Tindakan ini dilakukan demi keperluan dokumentasi dan penilaian kerugian oleh pihak perusahaan asuransi.

“Semua masih menantikan hasil penilaian dari pihak asuransi. Dari sana akan diketahui besarnya nilai klaim yang dapat digunakan untuk perbaikan,” kata Ahmed Zaki.

Ahmed Zaki juga menyatakan bahwa kehadiran asuransi menjadi hal yang sangat penting dalam mempercepat proses perbaikan stadion.

Namun, tetap diperlukan waktu untuk melewati seluruh tahapan administratif dan teknis yang dibutuhkan.

Tidak hanya dari sisi klub, perhatian juga datang dari I.League sebagai penyelenggara liga yang mengirimkan Adi Nugroho sebagai Petugas Keamanan.

Adi Nugrohomemastikan bahwa kejadian ini tidak akan memengaruhi perubahan jadwal pertandingan.

I. Liga mempertahankan konsistensi jadwal merupakan hal penting dalam sebuah kompetisi, sehingga perpindahan tempat pertandingan menjadi pilihan yang lebih layak dibandingkan dengan penundaan.

“Tidak ada perubahan jadwal. Jika satu pertandingan diubah, maka akan memengaruhi pertandingan lainnya,” ujar Adi Nugroho menegaskan.

Namun, Adi Nugroho menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keamanan stadion sebelum digunakan kembali.

Mulai dari konstruksi bangunan, sistem penerangan, hingga peralatan pendukung seperti layar raksasa harus dipastikan dalam keadaan yang aman.

Adi juga menyampaikan kemungkinan penyelenggaraan pertandingan tetap dilaksanakan di Indomilk Arena meskipun tanpa atap, selama telah melewati proses evaluasi risiko yang ketat dan mendapatkan rekomendasi dari pihak berwenang, termasuk kepolisian.

“Keselamatan tetap menjadi fokus utama. Segala aspek perlu diverifikasi kembali agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ujar Adi Nugroho.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pengelola stadion di Indonesia mengenai kepentingan kesiapan menghadapi cuaca yang ekstrem.

Dengan curah hujan dan angin kencang yang semakin sulit diperkirakan, standar keamanan dan perawatan fasilitas olahraga harus terus ditingkatkan.

Untuk Persita, keadaan ini memang menjadi tantangan khusus di tengah padatnya jadwal pertandingan.

Namun, tindakan cepat yang dilakukan manajemen menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga profesionalisme sekaligus memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.