bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Terminal Ajyad yang terletak di dekat Masjidil Haram, Mekkah, kini menerapkan sistem buka tutup sebagai langkah strategis untuk memastikan keselamatan jemaah haji. Keputusan ini diambil setelah meningkatnya jumlah jemaah, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti salat isya, subuh, dan jumatan, yang membuat area tersebut menjadi sangat padat.
Dengan diberlakukannya sistem ini, pengelola terminal berharap dapat mengurangi risiko kepadatan yang dapat berujung pada kecelakaan atau insiden yang tidak diinginkan. Setiap tahun, selama musim haji, jutaan jemaah dari berbagai belahan dunia berkumpul di Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, membuat situasi di sekitar Masjidil Haram menjadi sangat sibuk.
Pihak berwenang telah mengingatkan jemaah untuk selalu mematuhi petunjuk yang diberikan oleh petugas di lapangan serta mengikuti informasi terkini mengenai jam buka dan tutup terminal. Ini penting untuk menjaga kelancaran arus jemaah dan memastikan bahwa semua orang dapat menjalani ibadah dengan aman dan nyaman.
Terminal Ajyad sendiri merupakan salah satu titik penghubung utama bagi jemaah haji, mengingat lokasinya yang strategis dan dekat dengan Masjidil Haram. Dengan penerapan sistem buka tutup ini, diharapkan jemaah dapat lebih teratur dan tidak terjadi penumpukan yang berlebihan di area tersebut.
Selain itu, pengelola juga berupaya meningkatkan fasilitas dan layanan di terminal agar lebih ramah bagi jemaah. Hal ini mencakup penambahan petugas keamanan, penempatan informasi digital mengenai jadwal dan prosedur, serta fasilitas lainnya yang mendukung kenyamanan jemaah selama berada di terminal.
Pada waktu-waktu sibuk, seperti saat salat berjemaah, pengelola akan menyesuaikan jam buka terminal agar tidak terjadi penumpukan. Misalnya, pada saat salat isya dan subuh, terminal akan dibuka lebih awal dan ditutup setelah jemaah selesai melaksanakan ibadah.
Keputusan untuk menerapkan sistem buka tutup ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan jemaah haji, terutama di masa-masa puncak ketika jumlah pengunjung meningkat tajam. Para jemaah diharapkan dapat memahami dan mendukung langkah ini demi kenyamanan bersama.
Pihak berwenang juga menghimbau jemaah untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan, mengingat situasi yang masih rentan terhadap penyebaran penyakit. Dengan menjaga kesehatan, diharapkan ibadah haji dapat dijalankan dengan baik tanpa gangguan.
Secara keseluruhan, penerapan sistem buka tutup di Terminal Ajyad merupakan langkah positif yang diambil untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jemaah haji. Diharapkan dengan adanya sistem ini, jemaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan terhindar dari situasi yang berisiko.









