bisnis.laksamana.id – 14 Mei 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tiba di Beijing, China, Rabu (13/5) malam dalam kunjungan strategis yang diharapkan membawa hasil positif bagi hubungan bilateral antara kedua negara. Kunjungan ini merupakan lawatan pertama presiden AS ke China dalam hampir satu dekade, sejak Joe Biden mengunjungi Beijing pada November 2017.
Trump diterima dengan upacara meriah di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing, dengan pasukan kehormatan militer dan puluhan pelajar China yang mengibarkan bendera AS dan China. Kunjungan ini diharapkan membawa diskusi mendalam tentang isu-isu strategis, termasuk perdagangan, investasi, perang Iran, ekspor teknologi, dan penjualan senjata AS ke Taiwan, yang telah lama menjadi sumber kekhawatiran bagi China.
Trump mengatakan bahwa dirinya akan meminta Presiden Xi Jinping membuka akses lebih luas bagi perusahaan-perusahaan AS di China, dengan harapan dapat meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara. Selain itu, kedua pemimpin juga diharapkan membahas perang Iran, yang telah menciptakan ketegangan di region Timur Tengah.
Kunjungan Trump ini diharapkan menjadi titik balik dalam hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan China, yang telah terus mendingin selama beberapa tahun terakhir. Dengan diskusi mendalam dan komitmen untuk meningkatkan kerjasama, kedua negara diharapkan dapat mencapai hasil positif yang akan membawa keuntungan bagi kedua negara.
Presiden Trump akan menghadiri pertemuan dengan Presiden Xi Jinping di Beijing, di mana kedua pemimpin akan membahas isu-isu strategis dan kerjasama bilateral. Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal bagi hubungan bilateral yang lebih erat dan produktif.







