Scroll to read post

Pramono Evaluasi Pelaksanaan CFD di Rasuna Said untuk Percepat Penyelesaian

shaib Oxley shaib
Pramono Evaluasi Pelaksanaan CFD di Rasuna Said untuk Percepat Penyelesaian
Pramono Evaluasi Pelaksanaan CFD di Rasuna Said untuk Percepat Penyelesaian
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said. Langkah ini diambil setelah munculnya keluhan dari pengelola tempat ibadah di sekitar lokasi tersebut. Pramono menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan CFD bagi semua pihak.

CFD yang diadakan setiap minggu di Jakarta memang menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat. Namun, keberadaannya juga sering kali menuai pro dan kontra, terutama dari pengguna jalan yang tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Dalam hal ini, masalah yang muncul dari pengelola tempat ibadah di Rasuna Said menjadi sorotan utama. Mereka mengeluhkan gangguan yang ditimbulkan oleh keramaian dan aktivitas CFD yang berlangsung di area sekitar.

Pramono menjelaskan, “Kami harus mendengar aspirasi dari semua pihak, termasuk pengelola tempat ibadah. Evaluasi ini dilakukan agar CFD di Rasuna Said bisa berjalan lebih baik dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Kami berharap penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat untuk mengakomodasi semua kepentingan.”

Dalam evaluasi ini, pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana untuk melakukan penyesuaian jadwal dan lokasi CFD agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan tempat ibadah. Salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah memperluas area CFD ke jalan-jalan yang tidak mengganggu akses menuju tempat ibadah.

“Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perubahan ini agar semua pihak bisa memahami dan mendukung pelaksanaan CFD,” tambah Pramono. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketegangan antara pengelola tempat ibadah dan pihak penyelenggara CFD.

Selain itu, evaluasi ini juga akan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Pramono berharap dengan melibatkan warga, mereka dapat memberikan masukan yang berharga untuk perbaikan pelaksanaan CFD di masa mendatang.

Dalam beberapa tahun terakhir, CFD di Jakarta telah mengalami perubahan signifikan. Dari awalnya hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kini CFD juga diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan sosial. Namun, tantangan yang ada tetap perlu diatasi agar kegiatan ini tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Dengan evaluasi yang dilakukan, diharapkan pelaksanaan CFD di Rasuna Said dapat beroperasi lebih cepat dan efisien, tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Pramono berjanji akan terus melakukan pemantauan dan penyesuaian sesuai kebutuhan yang ada.

Pengelola tempat ibadah juga menyambut baik langkah evaluasi ini. Mereka berharap agar solusi yang diambil dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah yang datang beribadah di tempat mereka. Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan hubungan antara masyarakat, pengelola tempat ibadah, dan penyelenggara CFD dapat terjalin lebih harmonis.