bisnis.laksamana.id – 24 Juni 2026 | Sebuah insiden menarik terjadi di Kota Yogyakarta, di mana seorang pelanggan makanan online marah ke kurir antar-jemput makanan karena pesanan kurang. Namun, setelah mediasi di Kantor Polisi, terungkap bahwa kekurangan makanan ini merupakan kesalahan resto, bukan kurir.
Tapi, pelanggan tersebut tidak puas dengan penjelasan kurir dan tetap membatalkan pesanan serta memberikan bintang satu. Selain itu, pelanggan tersebut juga melaporkan kurir ke aplikator.
Mediasi di Kantor Polisi akhirnya menyelesaikan persoalan ini. Menurut Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani HS, pihak resto, pelanggan, dan kurir duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini. Hasil mediasi adalah bahwa kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan para pihak saling memaafkan.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya komunikasi yang baik antara pelanggan dan kurir. Kita harus memahami bahwa kesalahan dapat terjadi di mana-mana, dan penyelesaian yang baik dapat membantu menghindari konflik.









