Scroll to read post

Xi Jinping: China Perlu Tingkatkan Riset Dasar untuk Menghadapi Teknologi Amerika

Ngasari Tisa Tisa
Xi Jinping: China Perlu Tingkatkan Riset Dasar untuk Menghadapi Teknologi Amerika
Xi Jinping: China Perlu Tingkatkan Riset Dasar untuk Menghadapi Teknologi Amerika
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Juni 2026 | Presiden Tiongkok, Xi Jinping, telah mengakui bahwa persaingan teknologi dengan Amerika Serikat telah mencapai tingkat yang sangat ketat. Dalam upaya untuk mengatasi tantangan ini, Xi telah menekankan pentingnya meningkatkan riset dasar di Tiongkok. Pada sebuah simposium di Shanghai pada bulan April, Xi menyatakan bahwa riset dasar adalah sumber dari sistem ilmiah dan merupakan kunci utama dalam mengatasi berbagai persoalan teknologi global.

Xi juga menekankan bahwa riset dasar bukan hanya tentang meningkatkan kemampuan ilmiah, tetapi juga tentang mengembangkan kemampuan manusia. Dengan meningkatkan kemampuan manusia, Tiongkok dapat meningkatkan kemampuan inovasinya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Program peningkatan riset dasar ini telah dimulai beberapa tahun yang lalu dan telah menunjukkan hasil yang positif. Dengan meningkatkan riset dasar, Tiongkok dapat meningkatkan kemampuan inovasinya dan mengembangkan teknologi yang lebih maju. Hal ini juga dapat membantu Tiongkok untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan kemampuan ekonominya.

Secara keseluruhan, program peningkatan riset dasar ini adalah langkah strategis yang tepat untuk menghadapi teknologi Amerika. Dengan meningkatkan riset dasar, Tiongkok dapat meningkatkan kemampuan inovasinya dan mengembangkan teknologi yang lebih maju. Hal ini juga dapat membantu Tiongkok untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan kemampuan ekonominya.

Secara keseluruhan, program peningkatan riset dasar ini adalah langkah strategis yang tepat untuk menghadapi teknologi Amerika. Dengan meningkatkan riset dasar, Tiongkok dapat meningkatkan kemampuan inovasinya dan mengembangkan teknologi yang lebih maju.