Scroll to read post

Megawati dan Dubes Australia Bahas Kerja Sama Strategis di Tengah Dinamika Global

Pauel Scott
Megawati dan Dubes Australia Bahas Kerja Sama Strategis di Tengah Dinamika Global
Megawati dan Dubes Australia Bahas Kerja Sama Strategis di Tengah Dinamika Global
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, di kediamannya yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia serta dinamika geopolitik yang sedang berlangsung di tingkat global.

Dalam diskusi yang hangat tersebut, Megawati dan Rod membahas berbagai isu, termasuk potensi kerja sama ekonomi antara Kota Darwin di Australia Utara dengan wilayah Papua dan Nusa Tenggara Timur. Rod mengungkapkan kedekatan historisnya dengan Indonesia, terutama dengan kota Makassar, di mana ia pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universitas Hasanuddin selama satu tahun tiga bulan.

“Saya tinggal bersama keluarga Indonesia di Makassar yang dulunya dikenal sebagai Ujung Pandang,” ungkap Rod sambil tersenyum, menunjukkan rasa nostalgia terhadap pengalaman yang berharga tersebut.

Megawati pun tidak ketinggalan untuk menanyakan kesan Rod tentang kuliner khas Makassar. “Jadi sudah berani makan cabe? Karena makanan Makassar enak-enak,” tanyanya. Rod menjawab dengan antusias, “Enak-enak dan sehat. Bahkan, saya merasa di sana pertama kali saya setuju dengan orang Indonesia bahwa makan dengan tangan lebih enak.”

Diskusi kemudian beralih ke topik yang lebih serius, yaitu mengenai diplomasi dan hubungan antarnegara. Megawati mengingatkan tentang pesan dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, mengenai pentingnya menyambut perwakilan negara sahabat. “Saya diajarkan oleh Bung Karno bahwa jika ada perwakilan kedutaan yang ingin bertemu, kita harus segera menerima dan menyambut mereka dengan baik. Mereka mewakili negara yang berdaulat,” jelasnya.

Keduanya juga membahas dampak dari situasi global saat ini, termasuk perang yang merugikan banyak pihak. Megawati menegaskan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu memainkan peran yang lebih signifikan dalam menjaga perdamaian dunia. Rod menambahkan bahwa kondisi global saat ini juga berdampak pada Australia, termasuk lonjakan harga bahan bakar minyak yang dirasakan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rod mengungkapkan kekagumannya terhadap komitmen Megawati dalam pelestarian lingkungan, yang terlihat dari pengembangan kebun raya di berbagai daerah di Indonesia. Megawati menjelaskan, “Saya selalu mendorong komitmen terhadap lingkungan. Saat ini sudah ada lebih dari 45 Kebun Raya. Setiap kepala daerah dari PDIP diminta untuk membuat Kebun Raya.”

Menutup pertemuan, Megawati mengatakan bahwa ia sering mengundang para duta besar negara sahabat untuk mengunjungi kebun raya yang ada di Indonesia, dan kebanyakan dari mereka sangat ingin melihat Kebun Raya Bali. “Kebanyakan Dubes ingin melihat Kebun Raya Bali,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan pertemuan ini, diharapkan hubungan antara Indonesia dan Australia dapat semakin erat dan berkontribusi positif dalam menghadapi tantangan global yang kompleks saat ini.