Scroll to read post

Lonjakan Harga Minyak Mengancam Reli Rekor Nikkei 225

Lonjakan Harga Minyak Mengancam Reli Rekor Nikkei 225
Lonjakan Harga Minyak Mengancam Reli Rekor Nikkei 225
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Indeks Nikkei 225 Jepang baru-baru ini mengalami reli signifikan, didorong oleh kekuatan sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Namun, lonjakan harga minyak global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah telah menimbulkan ketidakpastian dan tekanan jangka pendek pada indeks ini.

Harga minyak yang semakin tinggi memberikan tantangan bagi Jepang, negara yang bergantung pada impor energi. Kenaikan biaya impor ini tidak hanya meningkatkan biaya bisnis tetapi juga memicu tekanan inflasi yang lebih besar. Meskipun demikian, momentum bullish di pasar ekuitas Asia, termasuk Nikkei 225, masih terlihat kuat.

Lonjakan terakhir dalam indeks Nikkei 225 sebagian besar didorong oleh harapan kesepakatan damai antara AS dan Iran serta kenaikan saham di sektor AI dan semikonduktor. Namun, penguatan harga minyak mengindikasikan kemungkinan koreksi jangka pendek yang mungkin memberikan kesempatan beli sebelum indeks kembali menguat.

Di sisi lain, pasar saham global menunjukkan pergerakan beragam. Sementara indeks saham AS mencapai rekor baru, pasar Asia lainnya seperti Kospi Korea Selatan dan SSE Composite Shanghai mengalami penurunan. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran atas konflik AS-Iran yang terus berlanjut, yang juga menyebabkan volatilitas di pasar ekuitas dan komoditas.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menolak proposal gencatan senjata Iran, menyebutnya sebagai ‘tidak dapat diterima’. Pernyataan ini menambah ketidakpastian terkait durasi dan hasil potensi konflik tersebut, yang terus membebani sentimen pasar global.

Menurut Ponmudi R, CEO Enrich Money, ketidakpastian ini membuat investor tetap berhati-hati, terutama dengan volatilitas yang tinggi di pasar saham dan komoditas akibat berita utama yang terus berubah.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tekanan dari kenaikan harga minyak, prospek jangka panjang Nikkei 225 didukung oleh potensi pemulihan kuat di sektor teknologi dan inovasi AI. Koreksi jangka pendek mungkin hanya menjadi bagian dari perjalanan naik yang lebih panjang.