bisnis.laksamana.id – 30 Juni 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengungkap pola baru penyebaran promosi judi online (judol) melalui media sosial. Tidak hanya akun umum, kini pelaku marak membidik akun influencer, hingga akun instansi pemerintah dan media massa. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan hasil pemantauan Komdigi menunjukkan distribusi sasaran spam judi online telah bergeser. Akun dengan jumlah pengikut dan interaksi tinggi menjadi target utama pelaku.
Menurut Meutya, akun pemerintah dan media dipilih karena dinilai lebih sulit dikenai pemutusan akses sehingga komentar promosi judi online dapat bertahan lebih lama. Selain perubahan target, Komdigi juga menemukan bahwa serangan spam dijalankan menggunakan sistem otomatis. Operasi spam dilakukan menggunakan sistem yang memantau aktivitas media sosial secara real time, mendeteksi kenaikan interaksi, dan secara otomatis mengirim ribuan komentar spam pada berbagai platform sekaligus.
Meta telah menghapus hampir 61 juta konten yang berkaitan dengan perjudian sepanjang 2024 sebagai bagian dari upaya penegakan kebijakan perusahaan. Tantangan terbesar saat ini adalah pelaku judi online terus mengubah cara kerja mereka agar lolos dari sistem deteksi, termasuk memanfaatkan kolom komentar untuk mengarahkan pengguna ke situs perjudian. Komdigi telah melaporkan sekitar 185 ribu konten judi online kepada Meta dalam dua bulan terakhir, dan secara keseluruhan jumlah konten judi online yang telah dilaporkan Komdigi ke sejumlah platform kini mendekati lima juta.
Penanganan judi online membutuhkan kolaborasi antara platform digital, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Oleh karena itu, penanganan judi online memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mencegah dan mengatasi masalah judi online yang semakin kompleks.
Di akhirnya, perlu diingat bahwa judi online adalah masalah yang harus diatasi bersama. Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat, kita dapat mengatasi masalah judi online dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi semua.









