Scroll to read post

Kemenkeu Klarifikasi Video Purbaya: Bantuan Modal Usaha Adalah Hoaks

akbar Laksamana
Kemenkeu Klarifikasi Video Purbaya: Bantuan Modal Usaha Adalah Hoaks
Kemenkeu Klarifikasi Video Purbaya: Bantuan Modal Usaha Adalah Hoaks
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Dalam beberapa hari terakhir, sebuah video yang menampilkan Purbaya, seorang figur yang dikenal dalam dunia usaha, menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Purbaya mengajak masyarakat untuk menghubunginya dengan janji memberikan bantuan modal usaha. Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera mengambil langkah untuk meluruskan informasi tersebut.

Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks. Menurut mereka, konten yang beredar itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat yang mengharapkan bantuan modal untuk usaha mereka.

Dalam rilisnya, Kemenkeu menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang tidak jelas asal-usulnya. “Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa tidak ada program resmi dari Kemenkeu yang menawarkan bantuan modal usaha melalui cara seperti yang dijelaskan dalam video tersebut,” ujar perwakilan Kemenkeu.

Salah satu tujuan dari pernyataan ini adalah untuk mencegah penipuan yang mungkin terjadi akibat penyebaran informasi yang salah. Kemenkeu mengingatkan bahwa upaya untuk mendapatkan bantuan modal usaha harus melalui prosedur yang benar dan resmi.

Purbaya, yang namanya kini menjadi sorotan, sebelumnya dikenal karena kontribusinya dalam pengembangan usaha kecil dan menengah. Namun, dengan beredarnya video ini, namanya kini terlibat dalam isu yang merugikan citranya. Banyak pengguna media sosial yang merasa tertipu dan menyatakan kekecewaannya atas konten yang viral tersebut.

Kemenkeu juga menegaskan pentingnya pendidikan literasi digital di kalangan masyarakat untuk menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik, terutama terkait dengan program-program bantuan yang benar-benar ada,” tambah mereka.

Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial, penyebaran informasi hoaks menjadi masalah yang semakin serius. Kemenkeu berharap masyarakat bisa lebih kritis dalam menerima informasi dan selalu memeriksa kebenarannya sebelum mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan finansial atau usaha.

Untuk menghindari terjebak dalam penipuan, Kemenkeu menyarankan agar masyarakat selalu merujuk pada sumber resmi atau situs web kementerian sebelum melakukan tindakan yang berkaitan dengan bantuan usaha. Di samping itu, mereka juga menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan informasi yang mencurigakan.

Kemenkeu akan terus memantau situasi ini dan berkomitmen untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut jika diperlukan. Selain itu, mereka mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang benar dan menanggulangi penyebaran hoaks di dunia maya.

Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dan berhati-hati dalam menyaring informasi yang beredar di dunia maya, sehingga tidak terjebak dalam penawaran yang tidak realistis atau program yang tidak ada.