bisnis.laksamana.id – 20 Mei 2026 | Pembangunan jalan di Indonesia telah menjadi fenomena yang semakin marak. Banyak proyek infrastruktur yang dibangun untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan transportasi. Namun, apakah pembangunan jalan ini langsung membawa kenaikan ekonomi?
Jalan yang baru dibangun juga belum tentu langsung ramai digunakan. Pedagang masih membutuhkan waktu untuk berkembang, distribusi barang belum otomatis meningkat, dan kawasan usaha baru biasanya belum langsung muncul. Manfaat pembangunan biasanya baru terasa ketika jalan mulai terhubung dengan pasar, pusat perdagangan, kawasan industri, hingga jalur distribusi utama.
Selain itu, penggunaan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi faktor yang mempengaruhi aktivitas ekonomi. Peningkatan penggunaan BBM dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, penggunaan BBM yang terlalu tinggi dapat menjadi beban bagi ekonomi masyarakat. Tingginya penggunaan BBM juga menunjukkan bahwa banyak aktivitas ekonomi masih boros energi dan belum efisien.
Jadi, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya membangun jalan dan infrastruktur. Penggunaan energi juga perlu lebih hemat agar ekonomi bisa bergerak lebih stabil. Pembangunan jalan memang penting untuk membantu ekonomi tumbuh, namun manfaatnya tidak selalu datang secepat yang dibayangkan masyarakat. Tanpa aktivitas usaha yang ikut tumbuh, jalan yang mulus belum tentu langsung membuat ekonomi masyarakat ikut bergerak.









