bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pertama perdagangan Selasa (12/5) di zona merah, terkoreksi dalam ke level 6.807. Pelemahan ini terjadi di tengah nilai transaksi yang cukup moderat, menurut data dari Stockbit.
IHSG ditutup anjlok 98,49 poin (-1,42%) ke level 6.807,13. Statistik perdagangan mencatatkan nilai transaksi Rp7,51 triliun, volume 18,90 miliar lembar, dan frekuensi 1,49 juta kali.
Berdasarkan data dari Stockbit, beberapa perusahaan yang mengalami kenaikan harga termasuk CCSI (Communication Cable Systems Indonesia) yang naik 60 poin (25,00%) ke 300, ELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari) naik 325 poin (24,90%) ke 1.630, KJEN (Krida Jaringan Nusantara) naik 31 poin (24,80%) ke 156, KONI (Perdana Bangun Pusaka) naik 620 poin (24,41%) ke 3.160, dan KRYA (Bangun Karya Perkasa Jaya) naik 20 poin (24,39%) ke 102.
Di sisi lain, beberapa perusahaan yang mengalami penurunan harga termasuk MORA (Ekamas Mora Republik) yang turun 1350 poin (15,00%) ke 7.650, ASPR (Asia Pramulia) turun 58 poin (14,95%) ke 330, PYFA (Pyridam Farma) turun 56 poin (14,74%) ke 324, KAEF (Kimia Farma) turun 105 poin (14,69%) ke 610, dan MEDS (Hetzer Medical Indonesia) turun 20 poin (14,49%) ke 118.
Pergerakan bursa di kawasan Asia terpantau bervariasi pada siang ini, berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,56% ke 62.768,76, Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,30% ke 26.486,63, Indeks SSE Composite di China turun 0,40% ke 4.208,01, dan Indeks Straits Times di Singapura naik 0,02% ke 4.943,61.
Dengan demikian, IHSG terus mengalami kinerja yang kurang baik, sehingga perlu dipantau dengan cermat untuk mengetahui apakah ada perubahan yang signifikan di masa depan.
Kesimpulan dari laporan ini adalah bahwa IHSG masih terus mengalami kinerja yang kurang baik, dengan penurunan harga yang signifikan pada beberapa perusahaan.









