Scroll to read post

DPR Filipina Memakzulkan Wapres Sara Duterte dalam Kasus Korupsi

DPR Filipina Memakzulkan Wapres Sara Duterte dalam Kasus Korupsi
DPR Filipina Memakzulkan Wapres Sara Duterte dalam Kasus Korupsi
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Dalam sebuah kejadian yang mengejutkan, DPR Filipina telah memutuskan untuk memakzulkan Wakil Presiden Sara Duterte dari jabatannya. Keputusan ini diambil setelah adanya tuduhan korupsi, penyalahgunaan dana, dan konspirasi pembunuhan presiden terhadap Sara Duterte. Kejadian ini menandai kejadian kedua kalinya di mana seorang Wapres Filipina dipakzulkan dari jabatannya.

Sara Duterte, putri presiden sebelumnya Rodrigo Duterte, telah menjadi pusat perhatian sejak lama karena aksi-aksinya yang kontroversial. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah menghadapi banyak kritik karena aksi-aksinya yang dianggap sebagai penyalahgunaan kekuasaan.

Keputusan DPR Filipina untuk memakzulkan Sara Duterte didasarkan atas beberapa tuduhan, termasuk korupsi, penyalahgunaan dana negara, dan bahkan konspirasi pembunuhan presiden. Tuduhan-tuduhan ini telah dibuat oleh berbagai sumber, termasuk media massa dan organisasi-organisasi hak asasi manusia.

Kejadian ini menandai kejadian kedua kalinya di mana seorang Wapres Filipina dipakzulkan dari jabatannya. Pada tahun 2020, DPR Filipina telah memakzulkan Wapres Leni Robredo dari jabatannya atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan dana.

Keputusan ini telah menimbulkan reaksi luas dari berbagai pihak. Beberapa pihak mendukung keputusan DPR, sementara yang lain mengkritiknya. Kejadian ini juga menandai kejadian penting di dalam sejarah Filipina.

Sebelum kejadian ini, Sara Duterte telah menjadi Wapres Filipina sejak tahun 2022. Ia telah mengambil banyak keputusan kontroversial, termasuk aksi-aksi militer di wilayah-wilayah tertentu.

Keputusan DPR Filipina untuk memakzulkan Sara Duterte menandai kejadian penting di dalam sejarah Filipina. Kejadian ini menandai kejadian kedua kalinya di mana seorang Wapres Filipina dipakzulkan dari jabatannya. Kejadian ini juga menandai kejadian penting di dalam dunia internasional.