bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Seorang pedagang ayam geprek bernama Dedi Kristian Agung (40) tewas setelah ditembak oleh seorang pelaku berinisial Fajar Jaya Putra (21) di Jalan Khairbras, Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat, Kota Metro, Lampung. Insiden ini terjadi pada Sabtu malam (23/5) dan telah menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian. Namun, akibat luka tembak di kepala, tepatnya di pelipis kanan atas, nyawa Dedi tidak dapat diselamatkan. “Lukanya di kepala, tepatnya di pelipis kanan atas. Sempat dibawa ke rumah sakit namun tak tertolong. Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi,” tambah Yuni.
Setelah melakukan penembakan, pelaku yang panik kemudian menyerahkan diri ke pihak berwajib. “Berdasarkan pengakuannya, pelaku menyerahkan diri karena takut ditembak. Untuk asal senjata api, masih didalami,” tandas Yuni. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku mungkin merasa terancam dan memilih untuk menyerah daripada menghadapi risiko yang lebih besar.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Lampung, terutama di wilayah Metro Barat. Persoalan utang piutang yang berujung pada tindakan kekerasan seperti ini harus menjadi perhatian bersama untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan. Pemerintah dan aparat keamanan setempat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk meminimalisir konflik yang berpotensi meluas.
Kasus ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan hukum yang berlaku. Utang piutang adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari, namun penyelesaiannya harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum dan tidak mengancam nyawa seseorang.
Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi persoalan utang piutang dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak. Selain itu, peran keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat penting dalam memberikan dukungan dan solusi bagi mereka yang terlibat dalam konflik serupa.









