bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Marta Kostyuk, petenis asal Ukraina, menunjukkan performa impresif di French Open 2026 setelah melewati masa-masa sulit dalam kariernya. Di laga pertama, Kostyuk dengan mudah mengalahkan Oksana Selekhmeteva dari Rusia dengan skor 6-2, 6-3 dalam waktu 1 jam 18 menit.
Perjalanan Sulit Menuju Kesuksesan
Kostyuk mengaku sempat berada di titik terendah kariernya pada akhir 2025. Setelah kalah dalam pertandingan ekshibisi melawan Elina Svitolina di India, ia bahkan sempat mempertimbangkan untuk pensiun dari tenis. “Saya merasa seperti sedang melepaskan kulit lama. Prosesnya sangat menyakitkan karena harus menghadapi hal-hal emosional yang sulit diatasi,” ujarnya.
Namun, lima bulan kemudian, Kostyuk berhasil bangkit. Ia memenangkan dua turnamen berturut-turut, Rouen Open dan Madrid Open, yang merupakan bagian dari seri WTA 1000. Kemenangan ini membantunya naik ke peringkat 15 dunia.
Kemenangan Mudah di French Open
Di French Open, Kostyuk tampil dominan sejak awal. Ia hanya membutuhkan 36 menit untuk memenangkan set pertama dengan skor 6-2. Selekhmeteva melakukan tujuh double fault yang membuatnya kesulitan bertahan. Di set kedua, Kostyuk tetap menguasai permainan dan menutup pertandingan dengan skor 6-3.
“Saya merasa sangat percaya diri hari ini. Saya mencoba untuk fokus pada permainan saya dan tidak memikirkan apa pun di luar itu,” kata Kostyuk setelah pertandingan.
Kostyuk kini akan melanjutkan perjalanannya ke babak kedua di mana ia akan bertemu pemenang pertandingan antara Belinda Bencic dan Sinja Kraus.
Dukungan dari Pelatih
Pelatih Kostyuk, Sandra Zaniewska, memainkan peran penting dalam kebangkitan sang petenis. Setelah kekalahan di Australian Open dan Miami Open, Zaniewska menunjukkan data analisis yang membuktikan bahwa performa Kostyuk sebenarnya setara dengan petenis top 10. “Lihat, saya sudah bilang,” kata Zaniewska tersenyum setelah Kostyuk memenangkan Madrid Open.
Kostyuk, yang pernah mencapai babak ketiga Australian Open pada usia 15 tahun, kini semakin matang baik secara teknik maupun mental. Dengan kemenangan ini, ia membuktikan bahwa dirinya siap bersaing di level tertinggi tenis dunia.









