Scroll to read post

Ritual Adat Damai Perang Suku di Wamena: Wamendagri Kawal Patah Panah

Ngasari Tisa Tisa
Ritual Adat Damai Perang Suku di Wamena: Wamendagri Kawal Patah Panah
Ritual Adat Damai Perang Suku di Wamena: Wamendagri Kawal Patah Panah
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Pada tanggal 12 Agustus 2023, Wamendagri Ribka Haluk menyaksikan langsung prosesi adat patah panah di Polres Jayawijaya, Wamena. Prosesi ini bertujuan untuk menyudahi konflik perang suku yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Prosesi patah panah adalah ritual adat yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Prosesi ini dilakukan dengan menghancurkan senjata-senjata perang suku, yaitu panah-panah yang telah digunakan dalam perang. Prosesi ini juga dilakukan dengan mengadakan upacara-upacara adat, seperti makan bersama dan tarian tradisional.

Dalam prosesi patah panah, Wamendagri Ribka Haluk juga menyampaikan pidato untuk menyampaikan pesan damai. Ia mengatakan bahwa konflik perang suku bukanlah jawaban yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus bekerja sama untuk mencari solusi yang lebih baik.

Prosesi patah panah yang dipimpin oleh Wamendagri Ribka Haluk diharapkan dapat membantu masyarakat Wamena untuk meninggalkan kebiasaan perang suku dan untuk mencari jalan damai. Prosesi ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian dan keharmonisan.