Scroll to read post

Jet Li: Tsunami 2004 Membuatku Fokus Beramal dan Mengubah Hidupku

Radi Geary
Jet Li: Tsunami 2004 Membuatku Fokus Beramal dan Mengubah Hidupku
Jet Li: Tsunami 2004 Membuatku Fokus Beramal dan Mengubah Hidupku
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 21 Mei 2026 |

Jet Li, aktor laga berusia 63 tahun, memiliki cerita unik tentang bagaimana tsunami 2004 mengubah hidupnya. Pada tahun itu, Li dan keluarganya berada dalam kondisi bahaya saat tsunami terjadi di Samudra Hindia. Mereka sedang liburan bersama di Maladewa dan Li baru berusia 41 tahun pada saat itu. Li mengatakan bahwa pada saat itu, ia sangat dekat dengan kematian dan situasi itu membuatnya tersadar bahwa tidak ada seorang pun yang tahu mengenai umur seseorang. "Kamu ingin pensiun? Bisa saja sebelum itu terjadi kamu sudah lebih dulu meninggal. Aku mungkin kuat, ahli kung fu, tapi di hadapan alam, ketika tsunami datang, kamu bukan apa-apa," tutur Li.

Setelah memastikan bahwa istri dan anak-anaknya selamat, Li menyadari betapa besar tragedi yang baru saja mereka lewati. Momen itu mengubah cara pandangnya tentang hidup. Li memutuskan untuk berubah dan melakukan sesuatu untuk membantu orang lain. Ia mendirikan sebuah yayasan di China dan mengajak semua orang untuk berdonasi satu Yuan setiap bulan. Kalau dikumpulkan bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan, cara baru dalam beramal," ucap Li.

Awalnya, ide Li untuk mendirikan One Foundation sempat diragukan banyak orang. Mereka menganggap itu bukan ide yang bagus. Menurut Li, banyak yang merasa perusahaan besar atau orang kaya yang bisa menyumbang jutaan dolar jauh lebih berguna dibanding meminta masyarakat biasa menyumbang satu Yuan. Tapi ternyata kita bisa menciptakan perubahan. Kami berusaha keras dan setelah 15 tahun, seluruh keluarga ikut berpartisipasi, mengumpulkan sedikit demi sedikit uang mereka. Kami berhasil mengembalikan lebih dari sekitar USD 735 juta kepada masyarakat untuk membantu banyak orang. Jangan melihat jumlah kecilnya. Kalau semua orang mengumpulkan sedikit demi sedikit, kita bisa membangun gunung," ucap Li.

Li juga menegaskan bahwa setiap orang harus ikut mengambil peran dalam menciptakan perubahan. "Itulah yang saya yakini, bahwa kita harus berusaha semaksimal mungkin mengubah hidup kita. Kita tidak bisa hanya menunggu seseorang datang menyelamatkan kita. Kita harus melakukan sesuatu. Itulah perubahan terbesar dalam hidupku setelah tsunami," kata Li.

Jet Li tiba di Gold House 5th Annual Gold Gala di The Music Center pada 09 Mei 2026 di Los Angeles, California. Foto: Rodin Eckenroth/Getty Images for Gold House/AFP
Aktor Jet Li di Ma Yun rural lecturers awards. Foto: Imaginechina via AP Images
Maka, dari pada hanya menunggu seseorang datang menyelamatkan kita, kita harus berusaha semaksimal mungkin mengubah hidup kita. Kita harus melakukan sesuatu untuk membantu orang lain. Itulah perubahan terbesar dalam hidupku setelah tsunami.

Kesimpulan: Tsunami 2004 tidak hanya mengubah hidup Jet Li, tetapi juga membuatnya fokus beramal dan mengubah cara pandangnya tentang hidup. Ia mendirikan yayasan di China dan mengajak semua orang untuk berdonasi satu Yuan setiap bulan. Dengan kerja keras dan kerja sama, mereka berhasil mengembalikan lebih dari sekitar USD 735 juta kepada masyarakat untuk membantu banyak orang.