bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Jemaah haji yang melakukan ibadah lempar jumrah di Mina, khususnya di lantai 3, kini diimbau untuk tidak turun ke lantai bawah. Hal ini disampaikan oleh Harun, salah satu petugas yang bertugas di lokasi, untuk menjaga keselamatan dan kelancaran pelaksanaan ibadah tersebut.
Setiap tahun, ribuan jemaah haji dari seluruh dunia berkumpul di Mina untuk melaksanakan salah satu ritual penting dalam rangkaian ibadah haji, yaitu lempar jumrah. Ritual ini terdiri dari melempar batu ke tiga tiang sebagai simbol menolak godaan setan. Namun, pelaksanaan ritual ini sering kali menghadirkan tantangan, terutama terkait dengan kerumunan.
Harun menjelaskan bahwa petugas di lapangan memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengecekan terhadap jemaah yang berada di area lempar jumrah. Setiap petugas diimbau untuk menanyakan kepada jemaah apakah mereka tinggal di tenda Mina atau kembali ke hotel bagi mereka yang mengikuti skema tanazul. Langkah ini diambil untuk meminimalisasi risiko kepadatan yang bisa berujung pada insiden yang tidak diinginkan.
Dengan imbauan ini, diharapkan jemaah dapat mengikuti prosedur dan menjaga ketertiban. Saat ini, pihak berwenang telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji, termasuk pengaturan alur jemaah di lokasi lempar jumrah. Upaya ini juga mencakup penempatan petugas keamanan yang lebih banyak untuk mengawasi jalannya ritual.
Kementerian Agama Republik Indonesia juga mengingatkan jemaah untuk selalu mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan. Hal ini demi keselamatan bersama dan agar setiap jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan aman. Selain itu, pihak penyelenggara juga menyiapkan berbagai informasi yang bisa diakses jemaah terkait prosedur dan lokasi-lokasi penting di Mina.
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan ibadah haji tahun ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan dan keselamatan di tengah kerumunan yang besar. Oleh karena itu, setiap langkah yang diambil bertujuan untuk memastikan bahwa jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan tanpa hambatan.
Pihak penyelenggara juga telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ibadah pada tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Dengan berbagai upaya ini, diharapkan ibadah haji dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman bagi semua jemaah.
Secara keseluruhan, imbauan untuk tidak turun ke lantai bawah selama lempar jumrah diharapkan dapat mengurangi risiko insiden dan menjamin keselamatan jemaah. Kesiapsiagaan petugas dan ketertiban jemaah merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah haji dengan baik.









