bisnis.laksamana.id – 12 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat pendidikan dan penelitian guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Penandatanganan ini dilakukan di Yogyakarta pada Selasa, 12 Mei 2026, oleh Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani, dan Rektor UGM, Ova Emilia.
Gubernur Hidayat Arsani menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menjalin hubungan kemitraan dalam pengembangan kelembagaan melalui pemanfaatan sumber daya yang berkaitan dengan pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya, dan pengabdian kepada masyarakat di Babel. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik menjadi kunci dalam menghadirkan solusi serta program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat dihasilkan berbagai program nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan potensi daerah.
Selain itu, dalam perkembangan lain, UGM juga berperan dalam berbagai penelitian yang berhubungan dengan teknologi otomotif. Jayan Sentanuhady, dosen UGM, menjelaskan pentingnya penggunaan bahan bakar beroktan tinggi pada mesin mobil modern. Menurutnya, mesin dengan rasio kompresi tinggi membutuhkan bahan bakar berkualitas untuk mencegah knocking yang dapat merusak komponen mesin.
Di sisi lain, dari ranah politik, Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Zainal Arifin Mochtar, mengusulkan adanya fraksi gabungan untuk mengatasi dampak dari kecilnya ambang batas parlemen. Ia percaya bahwa fragmentasi politik dapat diatasi tanpa mengorbankan stabilitas politik dengan membentuk platform bersama di parlemen.
Kolaborasi antara UGM dan berbagai pihak ini menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia dan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.









