Scroll to read post

Kebakaran TPA Jatiwaringin: KLH Alertkan Udara Sekitar Sangat Tidak Sehat

Kebakaran TPA Jatiwaringin: KLH Alertkan Udara Sekitar Sangat Tidak Sehat
Kebakaran TPA Jatiwaringin: KLH Alertkan Udara Sekitar Sangat Tidak Sehat
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 02 Juli 2026 | Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah memeriksa kualitas udara di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, dan menemukan bahwa udara di sekitar lokasi sangat tidak sehat. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa konsentrasi partikel debu halus (PM2,5) mencapai 1.000, jauh di atas baku mutu udara ambien sebesar 55. Sementara itu, konsentrasi partikel debu kasar (PM10) tercatat sekitar 750 atau 10 kali lipat dari baku mutu sebesar 75.

Rasio mengatakan bahwa paparan asap berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Ia juga mengingatkan bahwa warga di sekitar lokasi harus tetap menggunakan masker dan menghindari area kebakaran.

Pemerintah daerah telah melakukan evakuasi terhadap warga di sejumlah titik yang terdampak asap. KLH juga mengimbau agar warga yang masih berada di sekitar lokasi menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker, untuk meminimalkan dampak pada kesehatan mereka.

Hingga hari ini, kebakaran di TPA Jatiwaringin telah memasuki hari ketiga usai kebakaran sejak Selasa (30/6) lalu. Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026.

Kondisi udara di sekitar lokasi bahkan mengarah pada kondisi berbahaya. Oleh karena itu, KLH menyarankan agar warga di sekitar lokasi menghindari area kebakaran dan menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker.

KLH juga mengimbau agar warga di sekitar lokasi menghindari paparan asap dan menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker, untuk meminimalkan dampak pada kesehatan mereka.

Dengan demikian, KLH berharap bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin dapat segera dipadamkan dan kualitas udara di sekitar lokasi dapat kembali normal.