Scroll to read post

Olivia Rodrigo: Musik Sebagai Tempat Berlindung Dari Masa Kecil yang Sunyi

akbar Laksamana
Olivia Rodrigo: Musik Sebagai Tempat Berlindung Dari Masa Kecil yang Sunyi
Olivia Rodrigo: Musik Sebagai Tempat Berlindung Dari Masa Kecil yang Sunyi
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 23 Juni 2026 | Olivia Rodrigo, penyanyi muda yang telah menciptakan gelombang suara emosional melalui lagu-lagunya, telah mengungkapkan bahwa musik telah menjadi tempat berlindung bagi dirinya semenjak masa kecil yang sunyi.

Menghadiri Pesta Oscar Vanity Fair 2026 di Museum Seni Los Angeles County, Rodrigo mengungkapkan bahwa ia telah menghabiskan banyak waktu masa kecilnya sendirian, dididik di rumah sebagai anak tunggal, dan pernah menjadi aktor cilik.

Salah satu momen yang paling diingat oleh Rodrigo adalah saat menemukan album legendaris Carole King di usia remaja.

Album tersebut, yang berjudul Tapestry, telah berubah menjadi pengalaman yang begitu indah dan ajaib bagi Rodrigo, karena ia telah menemukan bahwa musik dapat membuat hidupnya yang tadinya hitam putih menjadi berwarna.

Kejujuran Rodrigo tentang masa lalu dan pengalaman musiknya telah membuktikan bahwa kesepian pun dapat diubah menjadi karya seni yang menyentuh jutaan hati.

Sebagai contoh, Rodrigo telah menciptakan lagu-lagu yang telah memecahkan rekor streaming dan telah memenangkan penghargaan Grammy.

Kehadiran album ketiganya, ‘you seem pretty sad for a girl so in love’, diprediksi akan kembali mendominasi industri musik global.

Lebih dari itu, penampilan Rodrigo di konser The Cure bersama ayahnya telah menjadi momen emosional bagi keluarganya, karena mereka hanya berpelukan menyanyikan ‘Pictures of You’ dan menangis bersama.

Kejujuran Rodrigo tentang masa lalu dan pengalaman musiknya telah membuktikan bahwa musik dapat menjadi tempat berlindung bagi siapa saja, bahkan bagi mereka yang telah menghabiskan masa kecilnya sendirian.

Melalui karya seni musiknya, Rodrigo telah menunjukkan bahwa kesepian tidak perlu menjadi sesuatu yang menyedihkan, tetapi dapat menjadi sumber inspirasi bagi kreativitas dan ekspresi.

Lebih dari itu, penampilan Rodrigo di konser The Cure bersama ayahnya telah menjadi momen emosional bagi keluarganya, karena mereka hanya berpelukan menyanyikan ‘Pictures of You’ dan menangis bersama.

Kejujuran Rodrigo tentang masa lalu dan pengalaman musiknya telah membuktikan bahwa musik dapat menjadi tempat berlindung bagi siapa saja, bahkan bagi mereka yang telah menghabiskan masa kecilnya sendirian.