bisnis.laksamana.id – 21 Juni 2026 | Dunia musik dan film seringkali bersinggungan, tetapi inspirasi yang didapatkan Edy Khemod untuk film panjang perdananya, Operasi Pesta Copet, tergolong sangat unik dan tak terduga.
Sutradara yang juga dikenal sebagai drummer band Seringai ini mengungkap, ide cerita berakar dari kejadian yang ia temui saat sedang tur bersama bandnya.
“Inspirasinya karena sering terjadi copet di konser Seringai. Ada satu konser di Solo, kami menemukan ada 4 orang copet di Solo, mereka pergi dari Jakarta ke Solo, memang untuk mencopet di konser Seringai. Ini fenomena sosial yang menarik,” kenang Edy Khemod di Melawai, Jakarta Selatan.
Penampilan band Seringai yang sering diganggu oleh pengemis atau bahkan oknum yang mencuri barang milik penonton, menjadi sumber inspirasi bagi Edy Khemod.
“Jadi banyak pertanyaan apakah mereka anak musik yang butuh uang, atau mereka copet jalanan yang belajar skena musik. Mereka moshing atau band, atau genre juga? Jadi menarik ceritanya. Gue merasa jadi bisa membahas musik Indonesia tapi dari sudut pandang beda, fenomena sosiologi di Indonesia, yaitu copet,” papar Edy Khemod.
Sebagai debut film panjang, Khemod merasa beruntung bisa bekerja sama dengan Imajinari dan produser seperti Ernest Prakasa. Baginya, lingkungan kerja yang suportif membuatnya bisa bereksplorasi.
“Dari penulisan, angle cerita, suara gue sebagai sutradara, termasuk juga soal judul. Judul ini, kami pengin fokusnya soal copetnya, fenomena sosialnya, lebih ke individunya,” ucap Khemod.
Iqbaal Ramadhan bersama produser dan sutradara film Operasi Pesta Copet di Melawai, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Edy Khemod ingin penonton nantinya bisa melihat sisi manusiawi dari para karakter yang mungkin selama ini hanya dianggap sebagai pengganggu di keramaian.
Sebagai produser, Ernest dan pihak Imajinari terkesan dengan kejujuran yang ditawarkan Edy Khemod.
“Itu menarik buat kami sebagai Imajinari. Gue titip satu pesan aja, gue ingin yang mencopet itu aktornya, bukan editornya. Tolong bikin aktornya itu benar-benar bisa mencopet,” ungkap Ernest.
Film Operasi Pesta Copet diperkuat oleh jajaran aktor ternama seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, hingga vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis.
Film ini akan menjadi salah satu tontonan yang paling dinanti pada 27 Agustus 2026 mendatang.
Tidak hanya itu, Edy Khemod juga berharap film ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang fenomena copet di konser-konser musik.
“Saya berharap film ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli dengan keamanan dan keselamatan di tempat-tempat umum seperti konser-konser musik,” kata Edy Khemod.
Sebagai penutup, Edy Khemod berharap film Operasi Pesta Copet dapat menjadi salah satu film Indonesia yang paling banyak dicintai oleh masyarakat.
“Saya berharap film ini dapat menjadi salah satu film Indonesia yang paling banyak dicintai oleh masyarakat, dan dapat menjadi contoh bagi para pembuat film lainnya untuk membuat film-film yang lebih menarik dan berkesan,” tutup Edy Khemod.








