Scroll to read post

WNI Relawan Flotilla Ungkap Penyiksaan Brutal di Penjara Israel

Rosmiya Patricea
WNI Relawan Flotilla Ungkap Penyiksaan Brutal di Penjara Israel
WNI Relawan Flotilla Ungkap Penyiksaan Brutal di Penjara Israel
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 24 Mei 2026 | Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung sebagai relawan dalam misi Global Sumud Flotilla baru-baru ini mengungkap pengalaman mengerikan yang mereka alami selama ditahan di penjara Israel. Mereka melaporkan tindakan penyiksaan fisik dan psikologis yang dilakukan oleh otoritas setempat.

Global Sumud Flotilla merupakan sebuah inisiatif internasional yang bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Palestina di Gaza. Namun, upaya mereka terhalang ketika kapal yang mereka tumpangi dicegat oleh pihak Israel. Seluruh penumpang kemudian ditahan dan dibawa ke fasilitas penjara di wilayah Israel.

Para relawan ini menyatakan bahwa mereka tidak diberikan akses terhadap bantuan hukum selama masa penahanan. Mereka juga mengeluhkan kondisi penjara yang sangat buruk, termasuk sanitasi yang tidak memadai dan makanan yang tidak layak dikonsumsi.

Pengakuan para relawan ini telah memicu kemarahan dan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah menyatakan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak-hak warga negaranya yang menjadi korban.

Kasus ini juga telah menarik perhatian organisasi hak asasi manusia internasional. Amnesty International dan beberapa lembaga lainnya menyerukan agar Israel melakukan investigasi independen terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia tersebut.

Penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa. Namun, Israel hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan yang disampaikan oleh para relawan WNI tersebut.