Scroll to read post

WHO Tetap Menilai Hantavirus Sebagai Risiko Rendah di Tengah Wabah di Kapal Pesiar

Rosmiya Patricea
WHO Tetap Menilai Hantavirus Sebagai Risiko Rendah di Tengah Wabah di Kapal Pesiar
WHO Tetap Menilai Hantavirus Sebagai Risiko Rendah di Tengah Wabah di Kapal Pesiar
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa status wabah hantavirus tetap dinilai sebagai risiko rendah. Keputusan ini diambil menjelang kedatangan kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin, 18 Mei 2023, setelah kasus kematian akibat hantavirus dilaporkan di antara penumpangnya.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis, WHO menyatakan, “Risiko kesehatan masyarakat telah dinilai ulang berdasarkan informasi terbaru yang tersedia, dan risiko global tetap rendah.” Meskipun ada kemungkinan kasus tambahan dapat muncul di antara penumpang dan awak kapal yang terpapar sebelum penerapan tindakan penanganan, WHO memperkirakan bahwa risiko penularan lebih lanjut akan berkurang seiring dengan penurunan jumlah penumpang dan penerapan langkah-langkah pengendalian yang lebih ketat.

MV Hondius, yang dimiliki oleh perusahaan ekspedisi asal Belanda, Oceanwide Expeditions, membawa 27 orang, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga medis. Kapal ini menjadi sorotan internasional setelah tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi hantavirus. Dua dari korban tersebut merupakan pasangan suami istri asal Belanda, yang menjadi perhatian khusus karena hantavirus merupakan virus langka yang hingga kini masih belum memiliki vaksin dan pengobatan khusus.

Hantavirus dapat menular kepada manusia melalui kontak dengan kotoran atau urin hewan yang terinfeksi, serta melalui gigitan serangga. Gejala infeksi hantavirus dapat bervariasi, namun sering kali termasuk demam, nyeri otot, dan kesulitan bernapas. Penyakit ini dapat berkembang menjadi sindrom paru hantavirus, yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Dengan situasi ini, WHO terus memantau perkembangan dan memberikan panduan kepada negara-negara mengenai langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil. WHO juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan, termasuk menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan hewan liar yang mungkin menjadi vektor virus.

Sementara itu, pihak Oceanwide Expeditions menyatakan bahwa mereka telah menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan penumpang dan awak kapal. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa kapal pesiar tersebut mengikuti semua prosedur kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan.

Dalam konteks global, meskipun hantavirus masih menjadi perhatian, WHO menekankan bahwa risiko penularan secara luas tetap rendah. Hal ini memberikan harapan bahwa wabah ini dapat dikelola dengan baik dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Dengan demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang mengenai perkembangan terkini terkait hantavirus. Kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci dalam mencegah penyebaran virus ini di masyarakat.