bisnis.laksamana.id – 11 Mei 2026 | Dalam sebuah tragedi yang mengguncang Indonesia, dua pendaki yang dilaporkan hilang akibat erupsi Gunung Dukono ditemukan dalam keadaan yang mengharukan, saling berpelukan. Peristiwa ini terjadi ketika gunung berapi yang terletak di Pulau Halmahera, Maluku Utara, meletus pada Jumat pagi, mengeluarkan awan panas dan material vulkanik yang membahayakan.
Tim pencari dan penyelamat yang dikerahkan segera setelah erupsi melaporkan bahwa mereka menemukan pasangan itu dalam posisi yang menyentuh hati, menggambarkan kedekatan dan cinta yang mendalam di antara mereka. Keduanya, yang merupakan warga negara asing, teridentifikasi sebagai seorang pria dan wanita asal Singapura. Kejadian ini menjadi sorotan media dan masyarakat luas, menyoroti risiko yang dihadapi para pendaki di area berpotensi berbahaya.
Setelah erupsi, lebih dari seratus petugas penyelamat dikerahkan untuk mencari kedua pendaki tersebut. Proses pencarian sempat terhambat oleh cuaca buruk dan aktivitas vulkanik yang terus berlanjut. Meski demikian, upaya keras tim SAR tidak sia-sia, dan mereka akhirnya menemukan kedua korban di lokasi yang tidak jauh dari puncak gunung.
Erupsi Gunung Dukono juga menyebabkan beberapa evakuasi di sekitar kawasan, termasuk desa-desa yang berada dalam jarak berbahaya dari pusat letusan. BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan erupsi susulan dan mengikuti arahan pemerintah setempat.
Sementara itu, berita tentang penemuan pasangan pendaki tersebut mengundang berbagai reaksi. Banyak yang merasakan kesedihan mendalam atas kehilangan ini, namun juga mengagumi ikatan kuat yang ditunjukkan oleh kedua korban. Media sosial dipenuhi dengan ungkapan duka dan penghormatan kepada mereka yang telah kehilangan nyawa dalam tragedi ini.
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, dan aktivitas vulkaniknya telah menjadi perhatian serius bagi para pendaki dan wisatawan. BNPB juga mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat melakukan pendakian di daerah rawan bencana alam seperti ini.
Dalam laporan terpisah, pihak berwenang setempat menyatakan bahwa semua korban dari erupsi Gunung Dukono telah berhasil ditemukan, dan saat ini mereka sedang mengkoordinasikan upaya pemulangan untuk keluarga korban. Selain itu, perhatian besar juga diberikan pada keselamatan warga di sekitar wilayah tersebut agar tidak ada lagi korban jiwa di masa mendatang.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi semua orang tentang pentingnya keselamatan saat menjelajahi alam, terutama di area yang diketahui memiliki aktivitas vulkanik. Para pendaki diimbau untuk selalu memeriksa kondisi cuaca dan aktivitas gunung berapi sebelum melakukan pendakian.









