Scroll to read post

TNI Ungkap Motif Penembakan Anggota TNI di Palembang

Radi Geary
TNI Ungkap Motif Penembakan Anggota TNI di Palembang
TNI Ungkap Motif Penembakan Anggota TNI di Palembang
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 21 Mei 2026 | Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, mengungkap motif penembakan yang dialami Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa di Palembang. Menurut Yordania, motif sementara karena cekcok dan perkelahian yang berujung penembakan. Namun, untuk detail penyebab dan kronologi lengkap masih didalami oleh penyidik Denpom II/Sriwijaya.

Pratu Ferischal ditembak oleh sesama anggota TNI berinisial Sertu MRR saat berada di Cafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Senjata yang digunakan diduga merupakan senjata api rakitan, dan penyidik masih mendalami asal-usul senjata tersebut.

Hasil penyidikan sementara menunjukkan keterlibatan 2 orang dalam kasus tersebut. Ada warga sipil berinisial DS yang ikut terlibat. Sertu MRR diduga sebagai pelaku penembakan, sedangkan DS menyembunyikan barang bukti senjata api yang digunakan saat kejadian.

Pratu Ferischal sempat dilarikan ke RS Permata Palembang usai penembakan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang dideritanya. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Donny Pramono, mengatakan Pratu Ferischal telah dimakamkan secara militer pada Sabtu (16/5) sore di TPU Sematang Borang, Palembang.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen Ujang Darwis, telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus tersebut hingga tuntas. Proses penyidikan terhadap MRR telah dimulai, dan berkas perkara akan dilimpahkan ke Otmil I-05 Plg. Dan perkara Saudara DS akan dilimpahkan hari ini ke Polrestabes Palembang.

Penanganan perkara dilakukan secara mendalam oleh Denpom II/4 Palembang, yang telah melakukan serangkaian penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa puluhan saksi, hingga mengamankan rekaman CCTV.

Penyidik masih mendalami asal-usul senjata yang digunakan dan jenis senjata tersebut. Hasil penyidikan sementara menunjukkan bahwa senjata yang digunakan diduga merupakan senjata api rakitan.

Pratu Ferischal sempat dilarikan ke RS Permata Palembang usai penembakan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang dideritanya.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen Ujang Darwis, telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus tersebut hingga tuntas.