Scroll to read post

Polisi Investigasi Rekening Hakim dan Dosen dalam Kasus Skandal Daycare Little Aresha

Rosmiya Patricea
Polisi Investigasi Rekening Hakim dan Dosen dalam Kasus Skandal Daycare Little Aresha
Polisi Investigasi Rekening Hakim dan Dosen dalam Kasus Skandal Daycare Little Aresha
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Di tengah sorotan publik terkait kasus Daycare Little Aresha yang melibatkan dugaan kejahatan terhadap anak, pihak kepolisian melakukan investigasi mendalam terhadap dua tokoh penting yang terlibat. Mereka adalah Hakim aktif Rafid Ihsan Lubis, yang juga menjabat sebagai ketua dewan pembina yayasan, dan Cahyaningrum Dewojati, seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berperan sebagai penasihat yayasan tersebut.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran terhadap rekening koran milik kedua individu tersebut. “Akan kita tracing dulu rekening, transaksi rekeningnya (keduanya),” ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin (18/5).

Investigasi ini bertujuan untuk memastikan apakah terdapat aliran dana dari ketua yayasan yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Eva menjelaskan, “Kita akan cek dulu dari ketua yayasan. Tentunya kita cek ke sana, ada enggak aliran dananya. Kalau memang benar tidak ada, berarti memang hanya karena kenal, dicatat, dipakai namanya untuk struktur organisasi.”

Sebelumnya, ketua yayasan menyatakan kepada polisi bahwa nama kedua tokoh tersebut hanya dicatut dan tidak terlibat secara langsung dalam pengelolaan yayasan. “Pemeriksaan awal dari ketua yayasan menyampaikan itu hanya dicatut namanya, hanya untuk apa namanya struktur. Tetapi nanti kita juga akan cek juga tentunya rekening korannya, ada enggak transaksi aliran dananya ke mana saja,” tambah Eva.

Saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 126 orang saksi, termasuk orang tua korban. Dari total pemeriksaan tersebut, terdapat 13 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan pengumpulan bukti dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus ini.

Kasus ini telah menarik perhatian masyarakat luas, terutama mengingat dampaknya terhadap anak-anak yang terlibat. Kejadian di Daycare Little Aresha menggugah rasa kepedulian publik terhadap keamanan dan perlindungan anak-anak di lembaga pendidikan non-formal. Dengan investigasi yang sedang berlangsung, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan pelaku yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

Dalam situasi seperti ini, peran masyarakat juga sangat penting untuk memberikan dukungan kepada korban dan memastikan bahwa kasus-kasus serupa tidak terulang di masa mendatang. Kesadaran akan perlunya pengawasan yang ketat terhadap lembaga pendidikan, terutama yang berkaitan dengan anak-anak, menjadi salah satu pelajaran berharga dari kasus ini.