Scroll to read post

Pedagang Tekan Harga Tempe dengan Mengurangi Ukuran

Chetwin cador (wales) Edgar
Pedagang Tekan Harga Tempe dengan Mengurangi Ukuran
Pedagang Tekan Harga Tempe dengan Mengurangi Ukuran
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 23 Mei 2026 | Selama beberapa waktu terakhir, harga kacang kedelai telah mencapai tingkat yang sangat tinggi, sehingga membuat para pedagang tempe dan tahu di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, dan Pasar Senen, Jakarta Pusat, harus berpikir keras untuk menjaga agar harga tempe tidak meningkat. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan mengurangi ukuran tempe.

Senada dengan pedagang di Pasar Rumput, pedagang tempe di Pasar Senen juga mengakali kenaikan harga kacang kedelai dengan mengubah ukuran tempe. Salah satunya dilakukan oleh Rizki, yang menjajakan tempe hasil olahannya sendiri.

Rizki menyebutkan bahwa harga kedelai saat ini telah mencapai Rp 1.100.000 per kuintal, yang merupakan kenaikan dari harga biasanya sekitar Rp 950.000 atau Rp 970.000 per kuintal. Sementara harga tempe masih stabil sekitar Rp 10.000 per papan.

Rizki menjelaskan bahwa ukuran tempe yang dikurangi sekitar 5 persen lebih kecil dari ukuran normal. Namun, ketika harga kedelai mulai membaik, maka ukurannya disesuaikan kembali.

Keuntungan Merosot demi Pertahankan Harga dan Ukuran TempeSementara itu, pedagang tempe di Pasar Senen lainnya, Ramadani, menyebutkan belum ada rencana mengecilkan ukuran tempe dan menaikkan harganya. Namun, dia mengorbankan keuntungannya yang merosot.

Keuntungannya, kata Ramadani, bisa menurun hingga 30 persen. Pasalnya, beban yang ditanggungnya tidak hanya karena kenaikan harga kedelai, namun juga mahalnya harga plastik.

Dia menyebutkan kondisi sulit ini masih bertahan sejak bulan Ramadan tahun ini. Hingga sekarang, katanya, belum ada tanda-tanda harga kedelai membaik kembali.

Keputusan yang diambil oleh pedagang tempe ini menunjukkan bahwa mereka berusaha keras untuk menjaga agar harga tempe tetap terjangkau bagi masyarakat. Dengan mengurangi ukuran tempe, mereka dapat menghemat biaya produksi dan menjaga harga tetap stabil.