bisnis.laksamana.id – 23 Juni 2026 | Para penjahat siber telah menemukan cara baru untuk menjebak pengguna perangkat Android. Mereka menggunakan celah keamanan bernama Rokarolla yang dapat berubah menjadi malware setelah terinstal. Rokarolla memiliki kemampuan berbahaya untuk memata-matai perangkat korban dan mencuri data pribadi sensitif.
Metode penipuan ini melibatkan pembuatan tampilan layar kunci palsu yang berfungsi sebagai overlay. Melalui fitur manipulatif tersebut, pelaku dapat merekam PIN, pola keamanan, hingga kata sandi yang dimasukkan oleh pemilik perangkat.
Kasus terkait ancaman Rokarolla ini pertama kali ditemukan dan dideteksi oleh tim peneliti keamanan dari Zimperium pada hari Selasa, 23 Juni 2026. Berdasarkan laporan tersebut, para korban umumnya terjebak akibat pemanfaatan fitur penginstalan aplikasi dari sumber pihak ketiga atau eksternal yang dikenal sebagai sideloading.
Para peneliti keamanan menemukan bahwa Rokarolla dapat berubah menjadi malware setelah terinstal. Mereka juga menemukan bahwa malware ini dapat memata-matai perangkat korban dan mencuri data pribadi sensitif. Hal ini menunjukkan bahwa penjahat siber telah menemukan cara baru untuk menjebak pengguna perangkat Android.
Untuk menghindari penipuan ini, para pengguna perangkat Android harus berhati-hati saat mengunduh aplikasi dari sumber pihak ketiga. Mereka harus memastikan bahwa aplikasi yang diunduh dari sumber yang terpercaya dan tidak mengandung malware.
Selain itu, para pengguna perangkat Android harus selalu memperbarui sistem operasi mereka ke versi terbaru untuk menghindari celah keamanan seperti Rokarolla. Dengan demikian, mereka dapat menjaga keamanan perangkat mereka dan mencegah penipuan seperti ini.









